Kamis, 13 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Kandas, Upaya Panwaslu Perkarakan Ketua DPRD Surabaya Armuji

Sabtu, 09 Juni 2018 20:05:07 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Kandas, Upaya Panwaslu Perkarakan Ketua DPRD Surabaya Armuji

Surabaya (beritajatim.com) - Upaya Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya untuk memperkarakan Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji, terkait dugaan pelanggaran Pilkada Jatim, berakhir kandas.

Pihak Polrestabes Surabaya menolak rekomendasi perkara dari Panwaslu, yang tekesan sumir dan dipaksakan itu. Penolakan dituangkan dalam dokumen rapat antara Panwaslu dengan Sentra Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu).

Rapat digelar di Kantor Panwaslu Kota Surabaya, Sabtu (9/6/2018), mulai pukul 10.00-13.00 WIB. "Perkara itu berhenti, tidak bisa diteruskan ke penyidikan karena bukti-bukti lemah," kata sebuah sumber terkait hasil rapat itu.

Rapat itu dihadiri Ketua Panwaslu Kota Surabaya, Hadi Margo. Selain itu, juga dihadiri penyidik dari Polrestabes Surabaya. Hadi membenarkan rapat itu. "Hari ini kami memang rapat dengan Gakumdu," kata Hadi Margo.

Jika sebelumnya dia tegas mengeluarkan rekomendasi pelanggaran atas Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji, namun terkait isi rapat dengan Polrestabes, Hadi memilih diplomasi.

“Kalau soal itu, jangan tanya ke saya. Kalau memang Polrestabes tidak bisa menindaklanjuti atau mengembalikan rekomendasi Panwaslu, mereka akan membuat berita acaranya," kilah Hadi.

Menurut informasi, Hadi Margo juga menandatangani dokumen hasil rapat, di mana isinya perkara Armuji tidak bisa diteruskan ke tingkat penyidikan.

Armuji diperiksa Panwaslu Kota Surabaya terkait laporan warga masyarakat, bahwa dia telah memanfaatkan fasilitas negara untuk kampanye.

Peristiwa itu, ketika terjadi pertemuan ibu-ibu di rumah dinasnya Jalan Porong, 27 Mei lalu, yang juga dihadiri Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno. Acara itu digelar menjelang buka puasa.

Pihak pelapor kasus itu, hanya membawa satu orang saksi. Tambah lagi foto. Armuji sendiri telah membantah tuduhan kampanye itu. "Tidak ada kampanye itu," kata dia. (tok/kun)

Komentar

?>