Kamis, 21 Juni 2018

KPU Kota Kediri Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2018

Jum'at, 01 Juni 2018 08:34:15 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
KPU Kota Kediri Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2018

Kediri (beritajatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri beserta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Kediri melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2018.

Simulasi dilaksanakan di halaman kantor KPU Kota Kediri di Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 32 Kediri.
Ketua KPU Kota Kediri, Agus Rofiq menyampaikan bahwa tujuan simulasi ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi.

"Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pemungutan suara, hari Rabu tanggal 27 Juni 2018," ujar Agus Rofiq.

Ia menambahkan selain dalam rangka sosialisasi, acara simulasi ini sebagai bentuk pelatihan untuk PPK dan PPS, khususnya PPS yang harus melakukan Bimbingan teknis (Bimtek) kepada KPPS yang sebentar lagi akan dilakukan pelantikan oleh PPS se-Kota Kediri.

Terkait dengan surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri, bagaimana?

Agus Rofiq menjelaskan bahwa para pemilih akan mendapatkan dua jenis surat suara, yaitu untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dan untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Kediri.

"Untuk surat suara Pilgub, pada bagian halaman belakang berwarna coklat. Sedangkan untuk Pilwali pada bagian halaman belakang berwarna merah muda atau pink," terang Agus Rofiq.

Terkait dengan teknis penghitungan suara bagaimana?

Agus Rofiq menerangkan bahwa untuk penghitungan suara dimulai dari penghitungan surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, kemudian dilanjutkan dengan penghitungan surat suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri.

"Penghitungan suara dilakukan langsung di TPS, untuk rekapitulasi setelah dari TPS langsung direkap tingkat PPK atau kecamatan, hasilnya kemudian hasilnya direkap lagi di tingkat KPU kabupaten/kota dan untuk Pilgub akan direkap lagi di provinsi," jelasnya.

Mengapa penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Didahulukan??

"Hal tersebut adalah anjuran dari KPU Provinsi Jawa Timur, karena biasanya di daerah masyarakat lebih antusias kepada penghitungan suara Pilwali ketimbang Pilgub. Khawatir jika penghitungan suara Pilwali didahulukan nantinya ketika sudah selesai dan mulai penghitungan suara Pilgub masyarakat sudah tidak lagi tertarik untuk mengikuti proses penghitungan suara," tandas Agus Rofiq. [adv/nng]

Komentar

?>