Jum'at, 20 Juli 2018

Keliling Situs Majapahit, Mbak Puti: Jangan Lupakan Sejarah

Sabtu, 26 Mei 2018 19:24:15 WIB
Reporter : Misti P.
Keliling Situs Majapahit, Mbak Puti: Jangan Lupakan Sejarah

Mojokerto (beritajatim.com) - Calon Wakil Gubenur Jawa Timur nomor dua, Puti Guntur Soekarno berkeliling mengunjungi situs-situs Kerajaan Majapahit di Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/5/2018).

Mbak Puti (sapaan akrab, red) berpesan kepada generasi muda agar tak melupakan sejarah. Mbak Puti mengajak anak pertamanya, Rakyan Ratri Syandriasari Kameron Guntur Soekarno berkeliling situs.

Mulai dari petilasan Tribuana Tunggal Dewi di Desa Klinterejo Kecamatan Sooko, Candi Brahu di Desa Bejijong dan Kolam Segaran di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan.

"Ini ngabuburit, saya sama anakku yang lagi libur kuliah. Ingin memperlihatkan kejayaan Indonesia, Indonesia ada karena ada benang merah sejarahnya. NKRI ini ada karena ada benang merah dengan sumpah Amukti Palapanya Gajah Mada untuk mempersatukan nusantara," ungkapnya.

Sehingga, lanjut Mbak Puti, salah satunya yang ingin disampaikan ke anaknya sebagai generasi muda untuk mempelajari situs yang ada dengan kejayaan Kerajaan Majapahit.

Kerajaan Majapahit juga ada dalam simbolisasi kenegaraan yakni slogan Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila.

"Sehingga Bung Karno menggali kembali dan tanggal 1 Juni dengan pidato Bung Karno mengatakan jika 'aku bukan pencipta Pancasila tapi aku penggali Pancasila'. Apa yang digali? Yakni budaya, kearifan lokal, kekayaan yang dimiliki Indonesia. Jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah," tegasnya.

Mbak Puti menegaskan jika sejarah yang menjadikan kaca benggala untuk melihat masa depan.

Karena Indonesia memiliki peradapan yang cukup tinggi, hal tersebut yang harus dibawa untuk menatap masa depan. Menurut, kunjungannya ke situs tidak lain juga untuk napak tilas benang sejarah Indonesia.

"Penting untuk generasi muda, kita harus mencintai seni budaya apapun itu. Pesan Bun Karno selalu mengatakan jas merah, jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah. Kita dianurani negara unik dengan berbagai suku bangsa, bahasa. Indonesia mempunyai peradapaan sangat tinggi yakni Majapahit. Ini tanggungjawab bersama untuk menjaga budaya dan kearifian lokal," tegasnya.[tin/ted]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>