Minggu, 19 Agustus 2018

Ketua DPR Pastikan Tidak Ada Pasal Karet Dalam RUU Pemberantasan Terorisme

Jum'at, 25 Mei 2018 11:35:06 WIB
Reporter : Hendra Brata
Ketua DPR Pastikan Tidak Ada Pasal Karet Dalam RUU Pemberantasan Terorisme
Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo

Jakarta beritajatim.com) - Panitia Khusus (Pansus) DPR RI dan pemerintah akhirnya menyelesaikan pembahasan RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memastikan tidak ada pasal karet yang bisa disalahartikan maupun ambigu dalam penggunaannya. "Jika dibaca item pasal per pasal, tidak ada pasal karet. Semua pasal sangat jelas dan terang benderang, karena pembahasaannya dilakukan secara mendalam dan komprehensif,'' kata Bambang, Jumat (25/5).

Mantan Ketua Komisi III DPR RI menjelaskan, ada berbagai kemajuan dalam RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Antara lain mengenai konstruksi UU yang tidak hanya fokus pada pemberantasan melainkan juga mengedepankan tindakan pencegahan, peran TNI yang akan diatur dalam peraturan presiden, serta adanya perlindungan dan pemulihan kepada pelaku dan korban.

Selain kepada tindak pemberantasan dan pencegahan, dalam UU ini juga ada hak pemulihan terhadap korban yang berkaitan dengan medik, psikososial, psikologi, kompensasi, dan restitusi," papar Bamsoet, sapaan Bambang.

Dengan begitu banyaknya keberhasilan yang dicapai, terutama dalam hal pemulihan korban, Bamsoet menilai RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme sebagai salah satu produk legislasi yang patut diacungkan jempol.

Sebagai perbandingan, UU mengenai terorisme di Amerika saja tidak memuat penangangan terhadap korban.

Menurutnya, berbagai keberhasilan yang terdapat dalam setiap pasal di UU ini merupakan ikhtiar bersama agar tindakan terorisme tidak ada lagi di Tanah Air. Sedini mungkin bisa dicegah munculnya kelompok radikal yang bisa menjerat seseorang menjadi teroris.

''Karena pada dasarnya, baik pelaku maupun korban, mereka semua adalah saudara sebangsa yang perlu kita jaga. Insya Allah UU ini akan membawa kedamaian di Bumi Indonesia," ujar legislator Partai Golkar ini. (hen/ted)

Tag : teroris

Komentar

?>