Senin, 18 Juni 2018

Dengan Telaten, Emil Dengarkan Keluhan Pedagang Pasar

Jum'at, 25 Mei 2018 10:31:31 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Dengan Telaten, Emil Dengarkan Keluhan Pedagang Pasar

Surabaya (beritajatim.com) - Langkah Emil Dardak melakukan acara sahur on the road di tengah masyarakat langsung ternyata sangat bermanfaat. Melalui kegiatan itu, Cawagub Jatim dengan nomor urut 1 ini mampu menyapa dan mengidentifikasi problem pasar rakyat.

Disisi lain, jalan-jalan pagi ke pasar juga dapat dilihat sebagai pembuktian komitmen dirinya yang ingin mengangkat harkat pedagang kecil dan pasar konvensional.

Kali ini yang menjadi tujuan kunjungan Bupati non aktif Trenggalek ini adalah Pasar Tembok, Dukuh, Kota Surabaya, Jumat (25/5/2018).

Di pasar ini, kehadiran pria yang pernah belajar di  University of Oxford ini mendapat sambutan yang luar biasa. Salah satu pedagang bahkan menyebut Emil Dardak sebagai sosok milenial harapan masyarakat.

"Mas Emil sosok milenial yang menjadi harapan masyarakat. Saya salut ada sosok muda, pintar dan berpendidikan yang mau dan gigih ingin berjuang untuk Jawa Timur," ungkap Supriyadi dengan mimik serius.

Tak sampai di situ, Emil yang berpasangan dengan Khofifah dianggap punya komitmen besar mengangkat prekonomian wong cilik. Hal itu di sisi lain juga dikarenakan kabar bahwa Bupati Trenggalek non aktif ini akan menyulap Pasar Pon di Trenggalek menjadi pasar berarsitektur Eropa telah sampai di telinga para pedagang disini.

"Beliau peduli dengan rakyat cilik. Saya yakin Mas Emil dan Ibu Kofifah memenangi Pilkada Jatim dengan angka kemenangan 65%," tegas Supriyadi diamini para pedagang lain.

Lebih lanjut, Pria paruh baya ini menitipkan pesan kepada suami Arumi Bachsin itu untuk bisa melindungi masyarakat kecil bila terpilih nantinya.

Selain Supriyadi, ada pula Katiyem yang merupakan pedagang bumbu dapur juga turut menyampaikan harapan besarnya kepada Emil Dardak.

"Kami berharap banyak pada bapak Emil, kami ini orang kecil jangan sering ditertibkan. Disinilah  penghidupan kami berada," harap Katiyem.

Pada kesempatan yang sama, Emil menyebut bahwa kehadirannya adalah menghadiri permintaan masyarakat untuk sahur bersamanya. Apalagi sahur bersama dan jalan-jalan setelah subuh adalah tradisi ketika bulan ramadhan.

"Jalan-jalan pagi ke pasar gini kita dapat melihat geliat ekonomi masyarakat, kita tahu apa kendala dan hal yang dibutuhkan masyarakat," tutur pria yang kerap ditunjuk sebagai konsultan Bappenas RI itu.

Sejumlah keluhan pedagang yang ditemuinya, kata Emil, menjadi cacatan penting untuk dicarikan solusi kedepannya. Kegiatan ini juga lanjut Emil akan menjadi model yang ideal dalam menyerap aspirasi riil di masyarakat sekaligus sebagai bukti kehadiran negara.

"Kita perlu lihat secara matang agar kita bisa mengakomodir ekonomi masyarakat kecil, akan tetapi niat baik Pemerintah untuk menyediakan tempat yang layak untuk berjualan perlu juga mendapatkan apresiasi," pungkas Emil.

Sebagai informasi, baru-baru ini ketika sebelum memasuki masa cuti kampanye, Emil Dardak membuat satu terobosan berani di Kabupaten Trenggalek. Ia telah menetapkan anggaran guna pembangunan Pasar Pon Trenggalek. Langkah itu menjadikan Emil Dardak sebagai Bupati pertama semenjak tahun 1960 yang berani menganggarkan dana besar untuk Pasar Pon. [ifw/suf]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>