Rabu, 17 Oktober 2018

Sampah Rumah Tangga Menumpuk di Sungai, Wabup Sidoarjo Prihatin

Rabu, 23 Mei 2018 19:51:29 WIB
Reporter : M. Ismail
Sampah Rumah Tangga Menumpuk di Sungai, Wabup Sidoarjo Prihatin

Sidoarjo (beritajatim.com) - Tumpukan sampah rumah yang memenuhi sungai di Desa Jumputerjo Kecamatan Sukodono membuat Wakil Bupati H. Nur Ahmad Saifuddin (Cak Nur) prihatin, Rabu (23/5/2018).

Cak Nur bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo, H. Sigit Setiawan langsung memerintahkan dinas terkait menurunkan alat beratnya untuk membersihkan sampah yang menumpuk di sungai.

"Penumpukan sampah ini disebabkan oleh tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat yang kurang. Banyak sampah rumah tangga yang semula sudah dibersihkan, kini menumpuk lagi," katanya.

Cak Nur berharap adanya peraturan desa (Perdes) yang mengatur tentang sampah dan lingkungan. Memang secara teknis program-program dari pemkab sudah ada. Akan tetapi Pemerintah Desa pun diharap juga ikut memperkuat program dari pemkab dengan cara membuat Perdes.

Jika ada Perdes di tiap desa, maka desa ini akan ikut mengawasi bersama-sama, ikut menjaga lingkungan dan sungainya sehingga masyarakat tidak sembarangan membuang sampah di sungai. Begitu ada pelanggaran, desa sendiri juga bisa memberikan sanksi.

"Dengan adanya Perdes, desa akan merasa ikut memliliki. Sehingga desa pun ikut bertanggungjawab dengan peraturan itu dan penegakan hukum yang sudah diatur pun dapat berjalan maksimal," tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kab. Sidoarjo H. Sigit Setiawan menjelaskan bahwa sejak tahun 2017, Kab Sidoarjo mempunyai program Sidoarjo Peduli Sungai. Dengan adanya program ini harapannya adalah mampu menyelesaikan masalah-masalah lingkungan seperti ini.

Dinasnya pun telah melakukan kanalisasi sungai dengan memasang jaring sampah sungai di perbatasan desa. Dengan begitu masyarakat desa bisa bertanggung jawab dengan kebersihan sungai di desanya.

"Kedepan dengan diterbitkannya Perdes tentang kebersihan lingkungan dan sungai, Pemdes bisa melakukan sosialisasi untuk mencari kesepakatan bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya," pungkasnya berharap. (isa/kun)

Komentar

?>