Senin, 21 Mei 2018

Banyak DPT Pilkada Ganda di Pamekasan?

Rabu, 16 Mei 2018 19:58:34 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Banyak DPT Pilkada Ganda di Pamekasan?

Pamekasan (beritajatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan menetapkan sebanyak 680.392 orang sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Serentak 2018 khusus di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Jumlah tersebut terdiri dari sebanyak 382.430 DPT laki-laki dan sebanyak 351.962 DPT perempuan yang tersebar di 1.583 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan berbeda. Serta ditetapkan dalam Rapat Pleno DPT yang digelar di Gedung PKP RI Jl Kemuning, Rabu (18/4/2018) lalu.

Hanya saja jumlah tersebut masih dinilai bermasalah menyusul adanya temuan sejumlah data ganda yang tercover dalam DPT hasil dari rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Bahkan tidak menutup kemungkinan, hal itu justru terjadi di seluruh wilayah di Pamekasan.

"Sebenarnya sebelum penetapan DPT sudah kami sampaikan kepada KPU Pamekasan, hanya saja tidak dijadikan perhatian. Sehingga DPT mutakhir hasil pleno masih saja ada yang ganda, bahkan ada daftar AK-WK yang tidak terdaftar justru tercover dalam DPT yang ditetapkan KPU," kata Ketua Panwascam Pamekasan Sufian Noor, Rabu (16/5/2018).

Berdasar pengawasan di delapan desa dan delapan kelurahan di Kecamatan Pamekasan (Kota), pihaknya menemukan ratusan data ganda yang tersebar di lima desa/kecamatan berbeda. Bahkan disinyalir mencapai angka sebanyak 125 orang yang terindikasi masuk dalam DPT ganda, meliputi Desa Nyalabuh Laok, Teja Bara dan Teja Timur, serta Kelurahan Juncangcang dan Kowel.

"Selain itu, kami juga sempat melayangkan surat kepada PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) untuk mengecek adanya data ganda jauh sebelum penetapan DPT. Alhamdulillah pada saat itu sebanyak 1.300 data ganda berhasil di delete (dihapus) dengan bekerjasama dengan PPS (Panitia Pemungutan Suara)," ungkapnya.

Dari itu pihaknya menyerahkan penuh solusi terbaik kepada KPU terkait adanya DPT ganda, terlebih pasca penetapan DPT hanya ada kesempatan menambah dan bukan justru mengurangi data yang ada. "Bagaimanapun kewenangan kami hanya sebatas menyampaikan rekomendasi atas temuan yang kami dapat," jelasnya.

"Tidak hanya itu, kami yakin di kecamatan lain juga akan terjadi hal serupa. Sebagai gambaran kecil di kecamatan Kota saja sudah seperti ini, apalagi dengan kecamatan yang lain. Tapi kami berharap persoalan ini bisa segera diselesaikan hingga tidak berlarut dan bermasalah di kemudian hari," pungkasnya.

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak KPU Pamekasan seputar adanya data DPT ganda untuk pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten yang dijadwalkan akan digelar serentak Rabu (27/6/2018) mendatang. [pin/kun]

Komentar

?>