Jum'at, 21 September 2018

Kutuk Aksi Teror, Khofifah Kunjungi Korban Bom GPPS

Rabu, 16 Mei 2018 19:00:01 WIB
Reporter : M. Ismail
Kutuk Aksi Teror, Khofifah Kunjungi Korban Bom GPPS

Sidoarjo (beritajatim.com) - Calon Gubernur Jawa Timur 2018 nomor urut 1 Hj. Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan turut berduka ke keluarga almarhum Nuchin (56) warga RT 15 RW 02 Desa Tropodo Kecamatan Waru, salah satu korban meninggal akibat ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Khofifah mengaku prihatin dan sedihnya atas kejadian yang dilakukan oleh orang yang tak berperikemanusiaan hingga orang-orang tak bersalah menjadi korban bom yang diledakkan. "Saya mengutuk perbuatan mereka yang tak berperikemanusiaan," katanya Selasa (15/5/2018)

Khofifah juga menegaskan perbuatan para teroris sangat tidak dibenarkan oleh apapun. Mereka tidak tidak mempunyai rasa kemanusiaan atas aksi yang dilakukan. Seperti yang diterima keluarga almarhum, dimana masih mempunyai anak kecil sehingga menjadi yatim.

"Sabar ya buk. Adik harus jadi anak pintar dan sholeh. Tidak boleh nakal, belajar agama, berbakti kepada orang tua, cinta bangsa dan tanah air," tutur Khofifah kepada isteri dan putra almarhum Nuchin.

Ia juga meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus terorisme ini. Jangan sampai ada kejadian dan korban lagi yang berjatuhan akibat aksi terorisme. "Terorisme harus di basmi sampai tuntas," pintanya.

Dalam takziahnya, Khofifah juga memberikan santunan kepada keluarga almarhum dan melakukan doa bersama dengan Muslimat NU Ranting Desa Tropodo.

Diberitakan sebelumnya, Nuchin menjadi korban ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno Surabaya. Saat itu korban diduga melintas karena bertujuan atau pamit dari rumah pergi ke Pasar Loak Surabaya.

Sebelumnya, keluarga korban tak menyangka atau tak mengira jika Nuchin menjadi salah satu korban serangan bom itu. Keluarga korban bingung dan cemas karena korban belum pulang hingga malam hari tidak ada kabar.

Keluargapun akhirnya mulai mencari informasi dan sempat mengunggah ke facebook soal belum pulangnya korban. Keluarga korban juga melapor ke aparat desa dan akhirnya sampai mendatangi kepolisian soal mencari data korban bom.

Keluarga korban akhirnya menemukan identitas korban yang jadi serangan bom di tiga gereja di Surabaya. Setelah melakukan komunikasi dan kordinasi, akhirnya almarhum dikirim ke rumah duka dan oleh keluarga lansung dilakukan prosesi
pemakaman. (isa/kun)

Tag : bom surabaya

Komentar

?>