Sabtu, 18 Agustus 2018

Pernyataan Sikap PWI Bikin Kapolres Banyuwangi Merinding

Selasa, 15 Mei 2018 13:35:49 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Pernyataan Sikap PWI Bikin Kapolres Banyuwangi Merinding

Banyuwangi (beritajatim.com) - Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi melakukan aksi damai di depan Mapolres setempat.

Mereka menyuarkan dukungan kepada Polisi agar tidak gentar melakukan tindakan dalam menumpas keberadaan teroris.

Firdaus Yulianto dalan orasinya mengatakan, aksi terorisme berupa bom bunuh diri di tempat ibadah gereja dan kantor polisi merupakan aksi tidak berprikemanusiaan.

Pihaknya mengutuk keras aksi biadab yang dilakukan orang dengan mengatasnamakan agama tersebut.

"Hidup Polisi, brantas teroris, Banyuwangi lawan teroris. Siapapun dia, siapapun oknum dibalik itu tangkap dan proses sesuai hukum,” ucap pria yang juga Ketua Bidang Perlindungan Hukum PWI Banyuwangi ini, Selasa (15/5/2018).

Tak jauh beda Muhamad Hujaini juga mengutarakan hal yang sama. Menurutnya, praktek keji teroris memang selayaknya harus dihentikan."Ganyang teroris, hilangkan mereka dari bumi kami yang damai ini," ucapnya.

Sementara itu, Kordinator Aksi Damai Dukung Polisi yang juga, ketua PWI Banyuwangi, Syaifudin Mahmud, menyatakan sikap untuk memberikan dukungan moral pada polisi yang sejauh ini menjadi target teroris.

"Kami PWI juga berkomitmen untuk tidak memposting, mempublish gamba-gambar berbau kekerasan dan berita hoax," kata Pimred salah satu media cetak di Banyuwangi ini.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman, mengaku cukup simpatik atas aksi yang dilakukan para awak media di Bumi Blambangan tersebut. Pihaknya juga turut berterima kasih atas dukungan moral yang diberikan oleh para jurnalis itu.

 "Terima kasih rekan-rekan media yang telah mendukung kami. Saya sampai merinding mendengar suara dukungan ini.

“Saya menghimbau kepada rekan-rekan media, tolong implementasinya ke bawah. Informasikan segala bentuk peristiwa yang menjurus radikalisme, sampaikan kepada kami untuk segera kita tindak. Kami himbau kepada masyarakat jangan pernah merasa takut oleh aksi-aksi teror tersebut," pungkasnya.

Gabungan berbagai jurnalis di Bumi Blambangan ini juga terlihat membawa beberapa tulisan berisi pesan kecaman terhadap teroris. Di antara tulisan itu terpampang hastag #PraySurabaya #OraWedi #BanyuwangiLawanTeroris dan #SahkanRUUTerorisme.

Aksi ini juga dirangkai dengan pemasangan rompi anti peluru dan helm kepada Kapolres Banyuwangi Donny Adityawarman dan Kasat Sabhara AKP Basori Alwi oleh Ketua PWI Banyuwangi Syaifudin Mahmud dan Sekretaris PWI Jamhari diikuti oleh anggota polisi lainnya. (rin/ted)
 
Berikut Pernyataan Sikap PWI Banyuwangi :

1. Turut Berduka cita terhadap korban aksi Pengeboman di gereja dan Polrestabes Surabaya.

2. Mendukung TNI- POLRI melakukan pengusutan Dan penondakan terhadap para pelaku teror.

3. Menyemangati POLRI agar tidak gentar dalam memberantas rangkaian aksi terorisme meski terus menjadi target.

4. Meminta warga untuk tidak memposting berita Hoax, Foto dan video Sarkasme terkait aksi terorisme maupun korban pengeboman.

5. Mendesak DPR RI agar segera mengesahkan RUU anti terorisme

Komentar

?>