Senin, 17 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Penolakan Tarif Retribusi Pasar Tidak Masif

Kamis, 10 Mei 2018 14:11:10 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Penolakan Tarif Retribusi Pasar Tidak Masif
ilustrasi

Jember (beritajatim.com) - DPRD Jember akan mengundang pedagang pasar dan pemangku kebijakan pekan depan. Agenda rapat adalah soal perubahan tarif retribusi pasar.

"Semua yang berkepentingan akan kami undang. Soal apakah ada rekomendasi atau tidak, kita lihat saja perkembangan rapat nanti," kata Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi, Kamis (10/5/2018).

Sejumlah pedagang Pasar Tanjung memprotes kenaikan tarif retribusi tahun ini. Mereka mempertanyakan peraturan bupati yang menjadi dasar perubahan nominal tarid retribusi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember Anas Maruf mengatakan, perubahan tarif itu menyesuaikan rekomendasi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Disperindag juga sudah menyosialisasikannya tahun lalu.

Anas mengatakan, tidak semua pedagang pasar menolak tarif retribusi. "Buktinya banyak yang bayar dan mau sesuai tarif yang ada. Penolakan hanya di Pasar Tanjung. Di 29 pasar lainnya tidak ada masalah. Pedagang Pasar Tanjung juga sudah banyak yang bayar," katanya.

Menurut Anas, awalnya banyak pedagang yang kaget dengan perubahan tarif. Tapi setelah diberi penjelasan, mereka mau menerima. (wir/kun)

Komentar

?>