Rabu, 23 Mei 2018

Momen Pilgub, ASN/TNI/Polri Wajib Menjaga Netralitas

Rabu, 25 April 2018 17:01:37 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Momen Pilgub, ASN/TNI/Polri Wajib Menjaga Netralitas

Surabaya (beritajatim.com) - Seruan agar netralitas dari TNI/Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terjaga di tengah hiruk pikuk momen Pilgub Jatim 2018 saat ini tengah dianggap penting oleh banyak pihak.

Posisi ketiga pihak yang bersinggungan langsung dan memiliki wewenang yang dapat mempengaruhi pilihan masyarakat melalui anggaran negara maupun daerah menjadikan netralitas dari mereka dipandang sangat penting.

Pakar komunikasi politik asal Unair Suko Widodo misalnya. Ia menekankan bahwa baik ASN, TNI, maupun Polri harus mampu menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kampanye politik praktis.

"Kalau TNI/Polri ini kan karena memang tidak punya hak pilih, seharusnya mereka tidak punya kepentingan dalam Pemilu. Nah kalau ASN, mereka ini punya meskipun punya hak pilih jangan sampai mempengaruhi pilihan masyarakat dengan posisi mereka," kata Suko, Rabu (25/4/2018).

Terlebih lagi, Doktor lulusan Unair ini menggarisbawahi khususnya pada ASN yang memiliki jabatan di pemerintahan. "Karena dari jabatan yang mereka emban ada program yang dibiayai negara. Kalau mereka terlibat kampanye politik aktif kan ya bahaya," tegas Suko.

"Secara aturan pun kan juga sudah sangat jelas. Berfoto dengan pasangan calon saja tidak boleh. Apalagi mempublikasikan dukungan secara terbuka," kata Suko lebih lanjut.

Senada, Aang Kunaifi selaku Komisioner Bawaslu Jatim Bidang Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga pun mengatakan bahwa aturan netralitas terhadap ASN/TNI/Polri sudah sangat jelas.

"Di UU masing-masing juga sudah tertulis jelas beserta sanksinya. Jadi, kami dari Bawaslu akan terus memonitor para ASN/TNI/Polri agar tidak ada pelanggaran yang dilakukan," kata Aang.

Ia juga menambahkan bahwa rekomendasi kepada instansi terkait pun akan langsung diberikan Bawaslu apabila ditemukan adanya ASN/TNI/Polri yang secara terbuka terlibat dalam politik praktis.

"Medsos pun akan kita pantau. Laporan masyarakat juga selalu kami tindaklanjuti. Khusus untuk ASN, di masa-masa awal juga kami sudah temukan beberapa kasus dan rekomendasi sanksi sudah kita kirimkan ke masing-masing instansi yang membawahi," pungkas Aang. [ifw/kun]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>