Kamis, 24 Mei 2018

AHY Kagumi Museum Multatuli

Rabu, 25 April 2018 07:14:06 WIB
Reporter : Ainur Rohim
AHY Kagumi Museum Multatuli

Rangkas Bitung (beritajatim.com)--Sebelum melanjutkan perjalanannya ke Kota Tangerang dan Tangerang Selatan dalam rangkaian #AHYSabaBanten, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyempatkan dirinya untuk singgah di Museum Multatuli, Selasa (24/4/2018).

Museum dengan luas 1.842 meter ini menampilkan sejarah kolonialisme dan antikolonialisme, serta banyak barang bersejarah milik Eduard Dowes Dekker, pemilik nama asli Multatuli.

Sebagian besar barang yang dipamerkan dalam museum ini merupakan hibah dari pemerintah Belanda pada Pemkab Lebak, sebagai apresiasi atas inisiatif membuat museum ini.

Pemkab mengirim tim ke Belanda untuk kurasi dan pengiriman benda-benda bersejarah tersebut. AHY yang berkeliling museum ditemani Iti Octavia, Ketua DPD Partai Demokrat Banten, sangat antusias melihat bukti fisik surat-menyurat Multatuli dengan pejabat Hindia Belanda tentang kondisi masyarakat Lebak.

Bukan hanya surat, foto-foto, serta novel Max Havelaar terbitan pertama juga membuat AHY kagum dan menyimak penjelasan demi penjelasan yang diterangkan kepadanya.

Pemandu museum mengatakan bahwa masyarakat sering salah sangka dan mengira bahwa Multatuli adalah Dr. Setiabudi, pahlawan nasional. Ternyata bukan, yang di Lebak adalah Eduard Douwes Dekker atau Multatuli. Sedangkan Dr. Setiabudi adalah Ernest Douwes Dekker, yang memiliki hubungan keluarga dengan Eduard Douwes Dekker.

Kepada rekan-rekan media, AHY menyampaikan apresiasinya. “Luar biasa, saya sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Pemkab Lebak, dipimpin oleh Ibu Iti yang telah melahirkan legacy, karya yang juga mengajarkan kepada kita untuk lebih mengenal dan mencintai sejarah kita sendiri. Museum Multatuli ini sebagai salah satu wujudnya,” tutur AHY.

Bukan hanya mengapresiasi inisiatif yang dilakukan pemerintah setempat saja, AHY juga mengapresiasi penataan ruangnya yang dikemas dengan sangat menarik.

"Dikemas dengan begitu apik, tadi saya juga mengapresiasi penataan ruangan yang sangat baik, menarik, edukatif, informatif. Orang masuk tidak bosan karena juga disuguhkan dengan multimedia entertainment system. Dikemas dengan sangat menarik, ada yang sangat original tapi ada juga yang dikombinasikan dengan tampilan multimedia. Ini penting, dalam rangka membuat generasi muda tertarik dengan sejarahnya sendiri, maka harus disuguhkan cara-cara yang menarik pula,” kata AHY dengan semangat.

AHY pun merasa banyak pesan-pesan sejarah dan nilai moral yang dapat dipetik jika mengunjungi museum yang terletak di Alun-Alun Timur No. 8 Rangkasbitung, Lebak, Banten ini.

"Kita tidak bisa memaksa anak-anak kecil, anak-anak muda kita untuk datang ke museum, kalau museumnya tidak menarik. Tapi saya lihat museum Multatuli ini secara keseluruhan sangat menarik. Dengan cepat saya bisa mendapatkan sebuah kesan yang kuat, pesan-pesan sejarah, nilai-nilai moral, dan itu semua adalah pelajaran yang harus kita petik untuk hari ini dan masa depan,” tegas AHY. [air]

Tag : demokrat

Komentar

?>