Kamis, 26 April 2018

Pilgub Jatim 2018

Serap Tenaga Kerja, Gus Ipul Komitmen Dorong Industri Mebel Jatim

Selasa, 17 April 2018 15:22:39 WIB
Reporter : M. Ismail
Serap Tenaga Kerja, Gus Ipul Komitmen Dorong Industri Mebel Jatim

Sidoarjo (beritajatim.com) - Calon Gubernur Jawa Timur H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memiliki komitmen untuk memajukan industri mebel Jawa Timur. Diharapkan dengan majunya sektor ini, mampu lebih menyerap tenaga kerja.

"Perusahaan furnitur seperti ini harus bisa lebih maju agar dapat lebih bisa menyedot tenaga kerja kita (padat karya)," katanya saat mengunjungi PT Integra Group Sidoarjo, Rabu (17/4/2018).

Dalam kunjungan itu, Gus Ipul bertemu langsung dengan para buruh perusahaan yang berjumlah sekitar 7 ribu. Para buruh bersorak dan yel-yel menyanyikan 'Kabeh Sedulur' melihat kedatangan paslon nomor 2 ini.

Gus Ipul mengaku kagum, perusahaan yang dipimpin oleh Halim Rusli ini dapat menembus pasar ekspor. Dimulai dari kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Sehingga, perusahaan furnitur ini harus bisa dijaga dan dipertahankan.

Gus Ipul melihat masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan guna menggenjot produktivitas industri mebel Jawa Timur. Dimulai dari pengoptimalan penggunaan teknologi terkini dengan peremajaan alat dan teknologi industri.

Masih banyak produsen mebel dalam negeri yang masih menggunakan teknologi yang sangat manual. "Juga tentunya dibarengi peningkatan SDM-nya,"  tukas Gus Ipul.

Selain itu, turut perhatian masalah ketersediaan bahan baku log (kayu  gelondongan) dan rotan yang semakin menipis. Juga masalah distribusi logistik bahan baku dan produk jadi yang dinilai menelan ongkos yang tinggi.

"Selain itu, para pengusaha banyak yang mengusulkan agar bahan baku itu tidak dipermudah keran ekspornya, melainkan difokuskan untuk produksi dalam negeri. Ini yang perlu didiskusikan lebih lanjut bersama pemerintah pusat," jelasnya menambahkan.

Masih menutup Gus Ipul, meski nilai ekspor Jawa Timur seringkali di atas rata-rata ekpor nasional. Namun capaian ini masih perlu digenjot, sehingga bisa lebih berkontribusi terhadap nilai ekspor Indonesia. Dengan harapan neraca perdagangan bisa mengalami surplus. "Bangsa yang sehat ketika nilai ekpornya lebih tinggi dari impornya. Oleh karena itu,  kita akan dorong ekpor kita dari Jawa Timiur," paparnya.

Bila terpilih nanti, sambung Gus Ipul, ia juga akan berjuang untuk mendatangkan investasi yang sifatnya padat karya. Dan perlu ada perluasan pasar. Selama ini, tujuan ekspor masih terbatas ke negara-negara tradisional, seperti Amerika dan Eropa. Diketahui, kedua kawasan ini mengalami kelesuan ekonomi dalam beberapa tahun. "Kalau bisa diekspor ke negara tetangga," harapnya.

Sebelumnya, Halim mengharapkan bila terpilih nanti Gus Ipul mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif terutama di sektor mebel Jawa Timur. Seperti menjembatani antara kepentingan pengusaha dan buruh. "Harus imbang, jangan karena kepentingan politik, pengusaha dikorbankan. Begitu juga sebaliknya," imbunya.

Menciptakan iklim usaha yang kondusif, selama ini kebijakan yang diambil oleh gubernur harus imbang antara kepentingan buruh dan pengusaha. Tidak bisa karena kepentingan poltiik, pengusaha ditinggalkan. Begitu pula sebaliknya, kepentingan buruh tidak dibela.

"Saya lihat sebagai Wakil Gubernur, Gus Ipul kurang mendapatkan porsi. Sehingga dengan modal dua periode sebagai wagub, Gus Ipul dapat menangkap apa yang menjadi kebutuhan kami sebagai pengusaha di Jawa Timur," pungkas Gus Ipul. (isa/kun)

Komentar

?>