Selasa, 17 Juli 2018

Demi Efisiensi, Pemkot Anggap Penggabungan BPBD dan Linmas Sudah Tepat

Jum'at, 13 April 2018 18:54:51 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Demi Efisiensi, Pemkot Anggap Penggabungan BPBD dan Linmas Sudah Tepat

Surabaya (beritajatim.com) - Meskipun mendapatkan penolakan dari DPRD, Pemkot Surabaya menganggap bahwa penggabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Linmas sangat penting.

Ditemui seusai sidang paripurna pada hari Jumat (13/4/2018), Sekkota Surabaya Hendro Gunawan mengatakan bahwa penggabungan itu dilakukan atas dasar efisiensi. "Kan meskipun digabungkan, tapi yang penting ini pada prosesnya adalah sinergi. Bisa disinergikan dengan berbagai OPD. Kan bisa pakai surat tugas ke dinas yang lain. Jadi belum perlu untuk dipisah," kata Hendro.

Lebih lanjut, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeko Surabaya itu enggan untuk membeberkan respon dari Pemkot terkait penolakan ini. "Nanti lah ditunggu saja waktu yang tepat," katanya singkat.

Sebelumnya, pada sidang paripurna kali ini, DPRD Kota Surabaya melalui Pansus OPD menolak penggabungan BPBD dan Linmas menjadi satu. Hal itu salah satunya didasari kajian akademis dari Prof Amien asal ITS bahwa Kota Surabaya dilalui dua patahan yang berpotensi menimbulkan gempa besar.

Selain itu, Pansus OPD juga mengatakan bahwa bantuan penanggulangan bencana dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) akan bisa langsung didistribusikan apabila suatu daerah memiliki BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang berdiri sendiri. [ifw/kun]

Komentar

?>