Selasa, 24 April 2018

DPRD Surabaya Ngotot Tolak Penggabungan BPBD dan Linmas

Jum'at, 13 April 2018 18:30:46 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
DPRD Surabaya Ngotot Tolak Penggabungan BPBD dan Linmas

Surabaya (beritajatim.com) - DPRD Kota Surabaya secara resmi menolak penggabungan Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas menjadi satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada sidang paripurna yang diselenggarakan Jumat(13/4/2018).

Ketua Pansus OPD B.F Sutadi mengatakan bahwa penolakan tersebut didasari oleh fakta bahwa Kota Surabaya adalah kota dengan tingkat bencana yang tinggi.

"Itu kan sudah diperkuat paparan akademis dari Prof Amien dari ITS beberapa waktu lalu di hadapan pansus. Surabaya ini dilalui dua patahan yang berpotensi gempa besar," kata Sutadi, ditemui sesuai sidang paripurna.

"Belum lagi beberapa bencana yang memang sudah mengintai Kota Surabaya seperti banjir. Lalu kita juga dikepung dua area industri besar seperti SIER dan Gresik. Belum lagi," tambahnya.

Dengan melihat fakta itu, pria yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra ini menganggap bahwa Badan Penanggulangan Bencana tidak tepat apabila harus digabung dengan Linmas dan menjadi satu OPD. "Kan kalau begitu nanti Kepala BPDnya hanya eselon III atau IV, tidak bisa melakukan mitigasi. Ini penting, pemetaan rawan bencana ini penting untuk dilakukan," katanya.

"Selain itu, bantuan bencana dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) bisa langsung didistribusikan apabila suatu daerah memiliki BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang berdiri sendiri. Kalau tidak punya, harus melalui Provinsi dulu," pungkas Sutadi. [ifw/kun]

Komentar

?>