Senin, 24 September 2018
Dibutuhakn Wartawan Kriminal untuk ditempatkan di Surabaya Kirim Lamaran ke beritajatim@gmail.com

Mau Modal Kerja Rp 100 Juta? Ikuti Kompetisi Ini

Rabu, 21 Maret 2018 17:16:40 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Mau Modal Kerja Rp 100 Juta? Ikuti Kompetisi Ini

Banyuwangi (beritajatim.com) - Pemkab Banyuwangi menggelar kompetisi usaha rintisan agribisnis (Agribusiness Startup Competition) untuk mendorong anak muda menekuni bisnis pertanian. Kompetisi terdiri atas dua kategori, yaitu kategori usaha rintisan yang sudah mulai berjalan dan kategori business plan.

“Jangan semua anak muda ingin jadi pegawai bank atau PNS, ini lho ada sektor pertanian yang bisa hasilkan banyak uang, misalnya nilai tambah padi, kopi, hortikultura, peternakan dan sebagainya,” kata Anas, Rabu (21/3/2018).

Ajang pertama kalinya ini memperebutkan hadiah modal kerja Rp100 juta."Kita evaluasi nantinya, dan ke depan kita libatkan perbankan untuk ikut langsung memberi hadiah dan pinjaman bagi pemenang, ditambah hadiah modal yang lebih besar dari pemerintah daerah,” kata Anas.

Selain modal kerja, para peserta terseleksi bakal mendapat pelatihan dari para mentor dan praktisi bisnis pertanian. Di antaranya pelatihan kewirausahaan, manajemen keuangan, dan pemasaran. 

“Nanti peserta terseleksi diajak mentoring, kita hadirkan pengusaha pertanian sukses nasional. Kisah sukses itu bisa memotivasi anak muda Banyuwangi,” ujarnya.

Selain itu, ada pula pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran, termasuk desain kemasan dan sejenisnya.

"Sehingga, yang sudah punya usaha bisa semakin bersaing. Dan yang masih merencanakan usaha, bisa lebih terarah,” ujar Anas.

Andai ingin mengikuti kompetisi itu, begini caranya. Para peserta bisa mendaftar melalui website Pemkab Banyuwangi, banyuwangikab.go.id/agribusiness. Persyaratan detil telah dipublikasikan melalui media sosial.

"Para peserta diwajibkan memberi gambaran dampak positif bisnis yang dikembangkannya. Misalnya, berapa jumlah tenaga kerja yang terserap dan persebaran manfaatnya bagi warga," jelas Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan

Sementara itu, lanjut Arief, khusus kategori business plan harus membuat proposal perencanaan bisnisnya. Akan dinilai sejauh mana proposal tersebut dapat diterapkan.

"Sebanyak mungkin warga Banyuwangi, khususnya kaum muda, untuk menggarap potensi bisnis pertanian," ungkapnya.

Banyuwangi punya banyak potensi, mulai tanaman pangan seperti padi, beragam buah dan sayur, serta berbagai hewan ternak.

“Jadi silakan berkreasi. Bikin bisnis okahan lele, kambing, ayam, olahan sayur, olahan buah, olahan beras, dan sebagainya,” pungkas Arief. (rin/ted)

Komentar

?>