Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Charta Politika: Gus Ipul-Puti 44,8 Persen, Khofifah-Emil 38,1 Persen

Rabu, 21 Maret 2018 16:37:59 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Charta Politika: Gus Ipul-Puti 44,8 Persen, Khofifah-Emil 38,1 Persen

Surabaya (beritajatim.com) - Charta Politika Indonesia menyelenggarakan survei preferensi politik masyarakat Jawa Timur menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Periode 2019-2024.

Pengumpulan data dilakukan pada 3-8 Maret 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 1200 responden.

Survei ini menggunakan metode acak    bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.  
   
Dalam survei ini, Charta Politika menemukan beberapa temuan menarik.

Pertama, untuk  tingkat elektabilitas simulasi pasangan Cagub-Cawagub Jawa Timur, dengan pertanyaan bila Pilgub Jawa Timur dilaksanakan hari ini, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak memperoleh 38,1 persen dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memperoleh 44,8 persen. Sedangkan yang belum menentukan pilihannya sebanyak 17,1 persen.

Kedua, sebanyak 92,9 persen masyarakat Jatim kenal dengan Khofifah, begitupun dengan Gus Ipul sebanyak 91,7 persen sudah mengenalnya.

"Artinya tingkat pengenalan atau popularitas kedua cagub sudah pada titik tertinggi. Sementara tingkat popularitas masing-masing cawagub, Emil dan Puti, masih sangat rendah yakni di kisaran 50 persen ke bawah," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya melalui rilisnya yang diterima beritajatim.com, Rabu (21/3/2018).

Menurut dia, kedua cawagub tersebut masih punya pekerjaan rumah (PR) untuk meningkatkan tingkat popularitasnya.

Ketiga, trend tingkat elektabilitas pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mengalami penurunan dari bulan Januari (41,5 persen) menjadi (38,1 persen) di bulan Maret. Sebaliknya pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno mengalami peningkatan dari (42,6 persen) di bulan januari menjadi (44,8 persen) di bulan Maret.

Keempat, sebanyak (79,7 persen) masyarakat Jatim mengaku puas terhadap kinerja pemprov di bawah  kepemimpinan  Soekarwo-Saifullah Yusuf, salah satu pasangan gubernur dan wakil gubernur yang secara umum mempunyai tingkat kepuasan tertinggi di pilkada provinsi saat ini.

Biasanya, apabila incumbent maju kembali dengan tingkat kepuasan di atas 70 persen, maka kecenderungannya akan terpilih kembali.

"Lantas, pasangan manakah yang dianggap incumbent? Apakah Saifullah Yusuf yang notabene sebagai Wakil Gubernur saat ini, ataukah Khofifah Indar Parawansa yang mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat karena Soekarwo adalah ketua DPW Demokrat Jawa Timur?" ujarnya.

Kelima, dilihat secara geografis kultural, secara umum pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno unggul di empat wilayah, yaitu Arek (46,1 persen), Tapal Kuda (42,5 persen), Mataraman (45,8 persen), dan Madura (43,9 persen). Sementara pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul di wilayah Mataraman Pesisir (50,8 persen).

Keenam, pemilih Partai Demokrat sangat solid dalam memberikan dukugan kepada pasangan Khofifah-Emil (70,5 persen). Walaupun pemilih PKB dan PDIP mayoritas sudah mendukung pasangan Gus Ipul-Puti, namun belum sesolid dukungan Demokrat.

Sementara peralihan pemilih Partai  Gerindra dan PKS justru memberikan dukungan ke pasangan Khofifah-Emil, padahal kedua partai tersebut memberikan dukungan kepada pasangan Gus Ipul-Puti.

Ketujuh, masyarakat Jatim yang menyatakan merasa dekat dengan organisasi keagamaan NU adalah sebanyak 68,0 persen. Sementara 7,9 persen lainnya menyatakan tidak merasa dekat. Terdapat kecenderungan dukungan pada pasangan Gus Ipul-Puti dari mereka yang merasa dekat dengan organisasi keagamaan NU ini.

Kedelapan, pemilih Jokowi cenderung memilih pasangan Gus Ipul-Puti (51,3 persen), sedangkan pemilih Prabowo terbelah di kedua pasang kandidat. Untuk kasus Pilgub Jatim, mungkin lebih kental 'pertarungan' efek elektoral Jokowi vs SBY. [tok/but]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>