Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Pemkab Bojonegoro Alokasikan Dana Rp 1 Miliar Bangun Jembatan Longsor

Sabtu, 17 Maret 2018 16:46:46 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Pemkab Bojonegoro Alokasikan Dana Rp 1 Miliar Bangun Jembatan Longsor

Bojonegoro (beritajatim.com) - Jembatan Desa Jawik Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro rusak akibat diterjang banjir bandang. 

Akibatnya jembatan yang memiliki dimensi panjang 24 meter dan lebar 2,5 meter tersebut tidak bisa dilalui kendaraan. Untuk akses sementara warga melewati jembatan darurat dari bambu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Tata Ruang Kabupaten Bojonegoro, Andi Tjandra, mengatakan, untuk pembangunan jembatan yang rusak tersebut rencananya akan dibangun mulai April 2018 mendatang. Saat ini, kata Andi, proses pembangunan jembatan tersebut masih dalam kajian.

Pemkab Bojonegoro melalui Dinas PU mengalokasikan anggaran perbaikan jembatan pada pergeseran tahap 2 pada APBD tahun 2018  sebesar Rp1 Miliar, dengan pergeseran anggaran yang sebelumnya pada pembangunan jembatan Bandungrejo Kecamatan Ngasem.

"Kini jembatan bandungrejo akan didanai oleh PEPC dan sudah mendapatkan persetujuan dari pihak desa, kecamatan dan PEPC," ungkapnya.

Menurut Andik Tjandra bahwa jembatan Jawik ini pada tahun 2017 lalu diterjang banjir bandang yang mengakibatkan jembatan disisi barat roboh. Saat itu pihaknya melakukan perbaikan dengan dana kedaruratan sebesar Rp190 juta untuk menangani jembatan disisi barat.

Selama proses pengerjaan pembangunan jembatan ini, kembali diterjang banjir bandang yang mengakibatkan jembatan disisi timur juga ambrol. Lalu banjir bandang yang terjadi 23 Februari 2018 saat dilakukan proses pelaksanaan konstruksi tanggap darurat mengakibatkan kerusakan semakin parah.

Sebagai upaya cepat, pihaknya membuatkan jembatan yang terbuat dari bambu untuk sarana trasportasi bagi anak anak sekolah dan warga masyarakat. Sehingga masyarakat tidak terisolir. Untuk keamanan pihaknya mengimbau agar anak anak dan orang tua memanfaatkan jembatan darurat tersebut.

"Untuk keamanan sebaiknya jangan memaksakan diri menyebrangi dengan akses jembatan yang sedang rusak," imbuhnya. [lus/ted]

Tag : bojonegoro

Komentar

?>