Senin, 18 Juni 2018

Mahasiswa Unmuh Jember Demo Koreksi Jokowi

Rabu, 14 Maret 2018 18:10:51 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Mahasiswa Unmuh Jember Demo Koreksi Jokowi

Jember (beritajatim.com) - Puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jember berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Jember, Rabu (14/3/2018). Mereka mengecam Presiden Joko Widodo dan menyerukan tiga tuntutan.

Mahasiswa membawa berbagai poster dan keranda buatan. "Pertama, mendesak pemerintah mengkaji kembali kenaikan tarif dasar listrtik dan kenaikan harga bahan bakar minyak. Kedua, mendesak pemerintah untuk menghentikan impor beras dan garam, serta mendukung masyarakat mengoptimalkan sumber daya alam yang ada," kata Andi Saputra, koordinator aksi. Terakhir, mahasiswa mendesak pemerintah untuk menghidupkan kembali nilai-nilai demokrasi.

Mahasiswa kecewa, karena selama 20 tahun masa reformasi, Indonesia belum menemui titik dewasa kedewasaan dalam berdemokrasi. Ada sejumlah persoalan yang muncul. "Pertama, impor besar-besaran mulai dari beras, garam, dan lain-lain. Jelas ini akan mencederai kearifan lokal petani dan nelayan," kata Andi.

"Kedua, kenaikan harga BBM. Kami membaca bahwa kenaikan akan terus berlangsung, di mana puncaknya akan terjadi pada Ramadan. Tentu ini akan memberi ketegangan tersendiri kepada masyarakat menengah ke bawah. Ketika harga BBM naik, jelas harga kebutuhan pokok juga akan ikutan naik," kata Andi.

Kenaikan harga tarif dasar listrik, menurut mahasiswa, akan mencekik masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan. Namun di sisi lain, wakil rakyat dinilai mahasiswa tidak sensitif dengan membuat undang-undang MD3 yang tidak dibutuhkan rakyat. "Bahkan undang-undang tersebut menciptakan senjata yang dapat membunuh kehidupan demokrasi," kata Andi. [wir/ted]

Tag : mahasiswa

Komentar

?>