Selasa, 18 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Panwaslu Jember Panggil Wakil Bupati

Rabu, 14 Maret 2018 18:00:20 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Panwaslu Jember Panggil Wakil Bupati

Jember (beritajatim.com) - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur memanggil Wakil Bupati Abdul Muqit Arief, Rabu (14/3/2018). 

Muqit dimintai keterangan mengenai kehadirannya dengan mengenakan seragam birokrat dalam acara ziarah ke makam KH Shiddiq yang dilakukan calon wakil gubernur Puti Guntur Soekarno tempo hari.

Ketua Panwaslu Jember Abdullah Waid mengatakan, bupati dan wakil bupati harus izin cuti untuk mengikuti kegiatan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. 

"Kami sudah memberikan informasi bahwasanya hal-hal berkaitan dengan pasangan calon, pejabat tidak diperkenankan ikut dalam kampanye. Dengan catatan ketika memiliki izin cuti tidak apa-apa. Ketika tidak memiliki izin cuti, maka dikatakan pelanggaran," katanya.

Selain memanggil Wabup Muqit, Panwaslu Jember juga meminta keterangan kepada tim sukses resmi pasangan Saifullaj Yusuf dan Puti Guntur. 

Persoalan ini menjadi bahan pembahasan di Sentra Gakumdu (Penegak Hukum Terpadu) yang melibatkan aparat kejaksaan dan kepolisian.

Menurut Waid, pejabat tidak diperkenankan mengikuti kegiatan pasangan calon dengan memakai seragam dinas. Namun pelanggaran tersebut harus dikaji lebih dulu, termasuk jenisnya, untuk menentukan bentuk sanksi jika memang terbukti bersalah.

Panwaslu Jember sudah menyosialisasikan aturan soal kampanye dan melayangkan surat imbauan kepada pemerintah daerah dan DPRD. "Jika mau mengikuti kampanye agar mengajukan izin cuti (kepada atasan)," kata Waid.

Setelah ditunggu hingga siang hari, Muqit tidak hadir ke kantor Panwaslu Jember. Ia diwakili oleh Kepala Bagian Hukum Pemkab Ratno Sembodo Cahyadi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Suprapto, dan Asisten Pemkab Hadi Mulyono.

Waid mengatakan, pihaknya tetap akan berupaya menjumpai Muqit dan meminta keterangan langsung. "Tidak bisa diwakilkan. Kalau besok masih belum hadir ke kantor Panwaslu, kami yang akan berusaha menemuinya. Kami juga diburu tenggat waktu lima hari kerja sejak temuan tersebut dilaporkan," katanya. [wir/ted]

Tag : jember

Komentar

?>