Sabtu, 23 Juni 2018

Pilkada Pamekasan

Pasangan Ini Jadwalkan Pertemuan Rutin Bersama Ulama

Rabu, 14 Maret 2018 06:04:01 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Pasangan Ini Jadwalkan Pertemuan Rutin Bersama Ulama

Pamekasan (beritajatim.com) - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pamekasan KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman (Kholifah) melaksanakan kegiatan dialog publik dan doa bersama dengan masyarakat di Kecamatan Batumarmar, Selasa (13/3/2018).

Dalam kesempatan itu tampak hadir sejumlah tokoh dan ulama berpengaruh di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar KH Hasbullah Syamsul Arifin beserta KH Rofiuddin Syamsul Arifin.

Selain itu juga tampak hadir sejumlah ulama dan tokoh muda, di antaranya KH Achmad Faishol Abdul Hamid, KH Ahmad Khory, KH Bahar, KH Hisyam Rahbini, KH Rowatib, KH Sumadani, KH Zainuddin, KH Zainul Hukama dan sejumlah tokoh lainnya.

Paslon nomor urut 2 untuk pelaksanaan pilkada serentak yang dijadwalkan digelar Rabu (27/6/2018) mendatang. Secara bergantian menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan saat keduanya terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Pamekasan, periode 2018-2023.

Di antara rencana yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, yakni program pertemuan rutin bersama ulama seperti yang sempat dilakukannya saat menjabat sebagai bupati periode lalu. "Pertemuan ulama dan umaro akan menjadi program rutin, karena hal itu sangat efektif untuk mendengarkan masukan dari ulama terkait jalannya pembangunan di Pamekasan," kata KH Kholilurrahman.

Sementara calon wakil bupati Fathor Rohman mengaku bersyukur bisa mendapatkan motivasi dan dukungan dari para ulama berpengaruh untuk momentum pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten. "Kami ucapkan banyak terima kasih dan kami merasa terharu atas dukungan para guru," ungkapnya.

Pada pelamsanaan pilkada serentak 2018, paslon Kholifah mendapatkan dukungan dari empat parpol berbeda. Masing-masing Partai Demokrat (PD), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang notabene sebagai parpol pengusung utama.

Pada momentum tersebut paslon Kholifah akan bersaing dengan paslon lain bernomor urut 1, yakni Badrut Tamam dan Raja'e (Berbaur) yang juga sama-sama mendapatkan dukungan dari empat parpol berbeda. Masing-masing Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). [pin/suf]

Komentar

?>