Kamis, 21 Juni 2018

Sekda Gresik Ingatkan Dua Hal, Apa Itu?

Selasa, 13 Maret 2018 17:08:45 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Sekda Gresik Ingatkan Dua Hal, Apa Itu?

Gresik (beritajatim.com)--Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Gresik, jangan terlibat korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN. Pasalnya, jika sampai terlibat kasus tersebut ancaman hukumannya bisa 5 tahun hingga 20 tahun dan diberhentikan tidak hormat.

"Sanksinya cukup berat, jadi dipastikan kalau terlibat KKN masa depan akan jatuh sia-sia," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik, Djoko Sulistio Hadi, Selasa (13/03/2018).

Djoko Sulistio berpesan, agar PNS di Gresik meningkatkan etos kerja dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Sebagai anggota Korpri, kita harus menunjukkan etos kerja yang baik dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Karena memberikan pelayanan terbaik adalah kewajiban bagi kita kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, apabila ada anggota PNS yang tersandung kasus tersebut, maka sanksi yang diterima sangat berat. Sehingga, dirinya mewanti-wanti jangan sampai melakukan hal-hal yang melanggar hukum.

"Eman kalau terlibat KKN padahal di luar sana banyak warga yang berharap menjadi PNS," tambahnya.

Saat ditanya keterlibatan PNS dalam politik praktis di tahun politik 2018, dijelaskan Djoko Sulistio, hal tersebut tidak diperkenankan. Sebab, sebagai aparatur sipil negara (ASN) PNS wajib menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis.

"PNS harus netral dan tidak boleh memihak salah satu pasangan calon di tahun politik," pungkasnya. [dny/air]

Komentar

?>