Kamis, 20 September 2018

RBT: Perdamaian dan Kebhinnekaan Harus Jadi Spirit Kebersamaan

Minggu, 11 Maret 2018 13:39:53 WIB
Reporter : Samsul Arifin
RBT: Perdamaian dan Kebhinnekaan Harus Jadi Spirit Kebersamaan

Pamekasan (beritajatim.com) - Calon Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengajak semua elemen masyarakat untuk selalu berpegang teguh dan menjadikan perdamaian dan kebhinnekaan sebagai spirit untuk membangun kebersamaan. 

Hal itu disampaikan saat dirinya yang bertindak sebagai public speaker dalam kegiatan Dialog Kebhinnekaan dalam rangka Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) PC PMII Pamekasan yang digelar di Pendopo Ronggosukowati Jl Pamong Praja Nomor 1, Minggu (11/3/2018). 

"Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri ini, terdapat dinamika pasang surut perdamaian. Kondisi tersebut dipengaruhi tiga perspektif berbeda, baik di lingkungan akademisi hingga politisi," kata Badrut Tamam dalam kegiatan yang mengangkat tema 'Suara Damai untuk Indonesia'. 

Ketiga persektif tersebut di antaranya meliputi sudut pandang bahwa agama tidak boleh ikut campur dalam urusan agama, agama boleh ikut campur karena melibatkan privasi pemeluk, dan lainnya. "Tiga perspektif ini selalu mengalir sebagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, dan pemerintah harus bisa mendorong kebersamaan dan dijadikan sebagai spirit perjuangan," ungkapnya. 

"Jadi perdamaian dan kebhinnekaan harus menjadi spirit untuk membangun kebersamaan, sebab kepentingan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) jauh lebih besar dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu," tegas kandidat yang berpasangan dengan Raja'e, yang juga tercatat sebagai Sekjend IKA PMII Jawa Timur. 

Dari itu pihaknya berharap agar pelaksanaan Mispimcab PC PMII Pamekasan bisa menelurkan berbagai gagasan yang nantinya bisa menjadi rekomendasi demi menciptakan atmosfer pergerakan ke arah yang lebih baik, tidak terkecuali demi kepentingan daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. 

"Perdamaian dan kebhinnekaan di Indonesia sudah menjadi dinamika tersendiri, sehingga kondisi seperti ini harus kita pegang teguh demi membangun kebersamaan. Hal ini juga harus menjadi spirit juang dalam dunia pergerakan," tegas pasangan calon yang akrab disebut Berbaur (Badrut Tamam dan Raja'e). 

Dalam kegiatan yang dihadiri jajaran Forpimda, FKUB, OKP Keagamaan dan lainnya, seyogyanya juga menghadirkan kandidat bupati Pamekasan lainnya, yakni KH Kholilurrahman. Hanya saja ia berhalangan hadir hingga akhirnya langsung dilaksanakan Dialog Keagamaan. [pin/ted] 

Komentar

?>