Selasa, 11 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Kholilurrahman Blusukan ke Pasar Tradisional Pamekasan

Kamis, 08 Maret 2018 17:35:50 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Kholilurrahman Blusukan ke Pasar Tradisional Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) - Calon Bupati (Cabup) Pamekasan KH Kholilurrahman melakukan aksi blusukan ke kompleks Pasar 17 Agustus di Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Kamis (7/3/2018) pagi.

Dalam kesempatan itu, cabup yang berpasangan dengan Fathor Rohman sebagai calon wakil bupati (cawabup) mengunjungi kompleks pasar tradisional di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam dengan didampingi sejumlah tim sukses maupun simpatisan.

Kandidat yang akrab disapa Kiai Kholil juga menyempatkan diri berbaur bersama masyarakat, tidak terkecuali para pedagang. Mereka pun terlihat akrab sambil lalu menunjukkan dukungan melalui simbol 'salam damai' yang notabene sebagai nomor urut paslon yang identik dengan sebutan Kholifah.

Tidak hanya itu, Kiai Kholil juga menyempatkan diri memesan makanan jenis rujak milik pedagang sekaligus makan bersama masyarakat. Kondisi tersebut tampak terlihat kesederhanaan sosok kandidat yang juga sempat menjabat sebagai bupati Pamekasan, beberapa tahun lalu.

Kiai Kholil bersama masyarakat juga kompak menunjukkan 'Salam Dua Jari' khas Kholifah di sela-sela menyantap hidangan rujak, kondisi tersebut juga memancing animo masyarakat pengunjung pasar. Bahkan sebagian di antara mereka juga sesekali mengucapkan yel-yel khas.

Paslon Kholifah merupakan kandidat bupati dan wakil bupati Pamekasan nomor urut 2 pada nomentum Pilkada Serentak yang dijadwalkan akan digelar Rabu (27/6/2018) mendatang. Mereka akan bersaing dengan satu paslon lainnya, yakni Badrut Tamam dan Raja'e (Berbaur).

Dalam pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten, paslon Kholifah didukung empat partai politik (parpol) berbeda. Meliputi Partai Demokrat (PD), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). [pin/kun]

Komentar

?>