Selasa, 19 Juni 2018

Ini Tiga Landasan Politik Berbaur

Selasa, 06 Maret 2018 21:04:19 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Ini Tiga Landasan Politik Berbaur

Pamekasan (beritajatim.com) - Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pamekasan Badrut Tamam dan Raja'e (Berbaur) mengusung tiga poin penting sebagai landasan politik agar diketahui masyarakat dalam menghadapi momentum pilkada serentak 2018.

Tiga poin tersebut merupakan salah satu upaya yang digagas sejak lama, demi menciptakan suasana kondusif menghadapi momentum pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten yang dijadwalkan akan digelar serentak Rabu (27/6/2018) mendatang. 

Khususnya selama pelaksanaan kampanye pilkada di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. "Bersamaan dengan momentum kampanye ini, kami sampaikan bahwa Berbaur tetap komitmen menerapkan tiga poin penting sebagai landasan politik. Meliputi sataretanan (persaudaraan), tak notop parembheghen (bermusyawarah) dan menjadikan jabatan sebagai alat perjuangan, menjadikan kebijakan politik sebagai kebijakan publik," kata Badrut Tamam, Selasa (6/3/2018). 

Tiga poin landasan politik tersebut disampaikan bukan tanpa alasan, sebab pihaknya juga memiliki orientasi menjadikan Pamekasan baru, lebih baik dan tentunya berkualitas. "Seperti yang sering kami sampaikan bahwa Berbaur mengusung konsep politik Pamekasan Parjugheh, Bhejreh tor Rajjeh," ungkapnya. 

"Tiga landasan dan konsep yang kami usung ini sinergi dengan visi yang kami usung untuk menjadikan Pamekasan hebat, yakni Membangun Pamekasan dari Bawah, Merata dan Berkeadilan Berdasar Nilai-Nilai Islam," sambung politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Pada momentum pilkada serentak 2018 mendatang, paslon bernomor urut 1 yang mengusung jargon 'Satu Hati' mengimplementasikan visi yang mereka usung menjadi empat misi berbeda. Meliputi peningkatan kualitas sarpras infrastruktur publik secara merata dan berkeadilan, serta meningkatkan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja berbasis optimalisasi potensi dan kearifan lokal dan nilai Islam. 

Dua misi lainnya berupa meningkatkan indeks pembangunan masyarakat hingga mampu berdaya saing, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa dan kabupaten yang amanah, bersih dan berwibawa serta berpihak pada kepentingan rakyat.

Dari visi dan misi yang diusung selanjutnya diimplementasikan ke dalam 9 program strategis, meliputi perbaikan infrastruktur desa, pembangunan dan peningkatan infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat melalui tiga sektor berbeda, yakni sektor pertanian, perikanan dan kelautan. 

Selain itu juga terdapat program penyediaan air bersih murah dan berkualitas, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat, menciptakan pemerintahan yang bersih, peningkatan kesehatan masyarakat serta pendirian dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). [pin/ted] 

Komentar

?>