Jum'at, 22 Juni 2018

Umam Wiranu Kecam Karya Seni Onan Hiroshi

Minggu, 25 Februari 2018 15:32:24 WIB
Reporter : Ainur Rohim
Umam Wiranu Kecam Karya Seni Onan Hiroshi

Jakarta (beritajatim.com)--Anggota FPD DPR RI, Khotibul Umam Wiranu mengatakan, pihaknya mengecam karya seni jurnalistik Onan Hiroshi yang menggambarkan Presiden Jokowi bertekuk lutut di hadapan PM Jepang.

Penggambaran kartun tersebut merendahkan martabat Presiden Jokowi dan bangsa Indonesia. Padahal, katanya, dalam hubungan diplomasi antara negara banyak aspek yang intinya harus saling menghargai.

"Karya Horashi yang juga mengilustrasikan Presiden Jokowi seperti seorang pengemis, juga tidak tepat. Diplomasi antardua negara tidak bisa dimaknai sebagai hubungan antara peminta-minta dengan pemberi," tegas Umam dalam pers rilisnya yang diterima beritajatim.com, Minggu (25/2/2018).

Dia mengatakan, diplomasi antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang merupakan hubungan diplomasi yang wajar dan bentuk implementasi hubungan bilateral yang lazim dilakukan antarnegara.

Ilustrasi Horashi, katanya, berlebihan dan cenderung menekankan sisi dramanya. "Kritik kebijakan Presiden dan pemerintah itu hal lumrah, tapi merendahkan Presiden apalagi Presiden negara lain jelas merupakan tindakan mengganggu dan membahayakan hubungan bilateral antarnegara. Meski secara substansi, materi kartun yang mengkritik proyek kereta api cepat di Indonesia yang tidak berjalan dengan baik itu saya setuju," katanya.

Namun, tambahnya, bukan berarti harus digambarkan bahwa Presiden Jokowi bertekuk lutut di hadapan PM Jepang. Sebab, ini bisa ditafsirkan melecehkan dan merendahkan martabat bangsa Indonesia.

"Saya mendorong Menteri Luar Negeri menyampaikan nota protes atas materi kartun tersebut. Upaya ini semata-mata memberi pesan, kebebasan berekspresi itu ada aturan mainnya. Ada aspek kedaulatan negara lain yang juga harus diperhatikan," ingat Umam. [air]

Tag : demokrat

Komentar

?>