Sabtu, 23 Juni 2018

KPU Pamekasan: Kampanye Harus Dilakukan Sesuai Jadwal

Jum'at, 23 Februari 2018 22:35:51 WIB
Reporter : Samsul Arifin
KPU Pamekasan: Kampanye Harus Dilakukan Sesuai Jadwal

Pamekasan (beritajatim.com) - Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah menegaskan para pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati maupun tim sukses agar selalu menjunjung tinggi berbagai keputusan yang sudah disepakati bersama, termasuk persoalan jadwal pelaksanaan kampanye.

Hal itu disampaikan berdasar Keputusan KPU Pamekasan bernomor 13.1/PL.03.3-Kpt/3528/KPU-kab/II/2018 tentang pelaksanaan kampanye pemilihan bupati dan wakil bupati Pamekasan, yang dijadwalkan digelar mulai 15 Februari 2018 hingga 23 Juni 2018 mendatang.

Dalam kurun waktu sekitar lima bulan tersebut, paslon bupati dan wakil bupati maupun tim sukses harus menjalani rangkaian kampanye sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Apalagi dalam jadwal tersebut juga diterapkan sistem zonasi untuk masing-masing paslon.

Pada pelaksanaan pemilu di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, terdapat sebanyak 5 daerah pemilihan (dapil) yang tersebar di 13 kecamatan berbeda. Masing-masing Dapil 1 meliputi Kecamatan Pamekasan (Kota) dan Tlanakan, Dapil 2 meliputi Palengaan dan Proppo, Dapil 3 meliputi Batumarmar, Pasean dan Waru.

Sementara Dapil 4 meliputi kecamatan Pagantenan, Pakong dan Kadur. Serta Dapil 5 meliputi Galis, Larangan dan Pademawu. Komposisi tersebut merupakan penetapan dapil pada pelaksanaan pemilu 2014 lalu. "Soal kampanye, para paslon maupun tim sukses harus mengacu pada jadwal yang sudah ditetapkan," kata Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah, Jumat (23/2/2018) malam.

"Sebab dalam jadwal kampanye pilkada Pamekasan sudah diatur secara gamblang dan diterapkan dengan sistem zonasi. Dimana para paslon harus melaksanakan kampanye berdasar jadwal yang sudah ditentukan," ungkap pria yang akrab disapa Hamzah.

Dari itu pihaknya meminta para paslon maupun tim sukses agar bersama-sama berkomitmen mengikuti berbagai aturan demi menjaga kondusifitas pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar Rabu (27/6/2018) mendatang. "Kampanye itu berupa ajakan untuk memenangkan paslon tertentu, dan itu harus dilakukan berdasarkan zonasi," jelasnya.

Pada pelaksanaan pilkada mendatang, terdapat dua paslon yang akan bersaing pada momentum pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten. Masing-masing pasangan Badrut Tamam dan Raja'e (Berbaur) didukung empat parpol berbeda, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sementara sosok KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman (Kholifah) didukung empat parpol lainnya, meliputi Partai Demokrat (PD), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). [pin/suf]

Komentar

?>