Senin, 23 Juli 2018

Dikeluhkan Warga, DPRD Gresik Sidak Jalan Mayjen Sungkono

Jum'at, 23 Februari 2018 03:52:59 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Dikeluhkan Warga, DPRD Gresik Sidak Jalan Mayjen Sungkono

Gresik (beritajatim.com) - Komisi III DPRD Gresik akhirnya turun ke lokasi terkait kerusakan Jalan Mayjen Sungkono yang dikeluhkan oleh warga.

Dalam sidak itu, Ketua Komisi III Asroin Widiana meminta agar pelaksana proyek pemasangan pipa di tepi jalan segera memperbaiki kerusakan jalan. Sebab, jika tidak segera diperbaiki dikuatirkan pengendara roda dua maupun lebih, yang melintas jalan tersebut bisa celaka.

"Sidak dilakukan atas laporan dari warga, sebab ada titik-titik kerusakan yang bisa membahayakan pengguna jalan. Kuatirnya, kalau dibiarkan terus, bisa ada korban. Selain itu, akan ada korban karena jalan tidak rata," ujarnya, Kamis (22/02/2018).

Masih menurut politisi asal Fraksi Partai Golkar itu, selain meminta perbaikan jalan. Komisi yang membidangi ekonomi, pembangunan, dan lingkungan ini juga meminta kerusakan jalan lainnya seperti di jalan yang menghubungkan Betiring-Prambangan segera diperbaiki.

Pasalnya, sebelum ada pemasangan pipa jalan itu mulus. Namun, setelah ada pipa masuk, jalan menjadi rusak. "Dua jalan tersebut harus segera dipadatkan seperti semula, supaya tidak ada pengendara yang melintas menjadi korban kecelakaan," paparnya.

Selain meminta perbaikan jalan, Asroin Widiana juga mengagendakan rapat terkait dengan Jalan Mayjen Sungkono Gresik. Dalam waktu dekat, komisinya segera memanggil pelaksana proyek, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR), Muspika Kebomas, asosiasi pelaku usaha.

"Semua lembaga tersebut segera kami kirimi undangan untuk diminta masukan terkait dengan perbaikan Jalan Mayjen Sungkono Gresik," ungkapnya.

Senada dikatakan Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Mega Bagus Saputra. Menurutnya, akibat jalan rusak tersebut otomatis mengganggu kelancaran arus barang, serta perekonomian Gresik. Pasalnya, Jalan Mayjen Sungkono merupakan akses jalan di seputar industri. Kalau dibiarkan rusak, dampaknya cukup mengganggu.

"Ini tugas semua instansi terkait, tidak harus saling menunggu segera diambil tindakan. Pasalnya, kalau kondisi jalan dibiarkan rusak, aktivitas jadi terhambat yang mengakibatkan rugi waktu," ujarnya.

Ia menambahkan, akses Jalan Mayjen Sungkono selain sebagai aktivitas ekonomi. Jalan tersebut juga sebagai pengurai lalu-lintas. Pasalnya, sejak jalan tersebut diperlebar arus kendaraan baik dari arah Lamongan maupun sebaliknya dari arah Surabaya tidak harus melalui jalan tengah kota.

"Kalau jalan itu mulus dan tidak rusak arus lalu-lintas yang masuk maupun keluar Gresik tidak terjadi kepadatan karena ada jalan alternatif," tambahnya.

Menanggapi hal ini, Manager Proyek Pemasangan Pipa Wilayah Gresik, Yosi mengatakan, target penyelesaian proyek seharusnya selesai Februari 2018. Untuk kepastian titik perbaikan jalan akan dikoordinasikan lebih lanjut.

"Kami segera berkordinasi, untuk sementara meminimalisir kerusakan jalan sudah kami uruk dengan sirtu 9pasir batu). Nantinya, setelah pipa terpasang segera kami aspal seperti semula," pungkasnya. [dny/suf]

Tag : jalan rusak

Komentar

?>