Selasa, 19 Juni 2018

KPU Sampang Coklit di Pengungsian Syiah Sidoarjo

Kamis, 15 Februari 2018 15:10:20 WIB
Reporter : M. Ismail
KPU Sampang Coklit di Pengungsian Syiah Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) - KPU Kab. Sampang melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit)  dan sosialisasi terhadap ratusan pengungsi Syiah, Sampang Madura yang berada di pengungsian Rusun Puspa Agro Jemundo Taman seiring adanya perubahan tempat pemilihan suara (TPS) Pilgub Jawa Timur 2018.

Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif mengatakan pendataan dan sosialisasi bagi pengungsi Syiah asal Sampang ini berdasarkan edaran KPU nomor 60 tahun 2018, dan Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2018 tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah. 

"Sesuai tahapannya, saat ini kami melakukan Coklit dan sosialisasi bagi pengungsi Syiah asal Sampang yang ada di Sidoarjo," kata Syamsul Muarif di sela-sela acara dan mengunjungi pengungsi Syiah di Jemundo Taman Kamis (15/2/ 2018). 

Harapannya, tambah Syamsul, dengan pendataan ini para pengungsi bisa menggunakan hak pilihnya serta berpartisipasi pada Pilkada yang jatuh pada 27 Juni 2018 mendatang. Coklit ini dilakukan jika memang ada pengungsi (warga) yang berada di luar daerah di mana dia tinggal. 

"Jumlah pengungsi Syiah yang ada di Sidoarjo sekitar 378 jiwa. Warga Syiah yang memiliki hak pilih sekitar kurang lebih 250 orang," rincinya. 

Lebih jauh dijelaskan Syamsul, untuk mekanisme pemungutan suara yang akan dilakukan bagi pengungsi Syiah pada Pilkada mendatang, sebagaimana ketentuan KPU harus dilakukan pemilihan di daerah-daerah terdekat (tempat tinggal). "Warga Syiah Sampang ini akan mencoblos di tanah kelahirannya," imbuhnya.

Dalam keputusan ini, pihaknya akan berkordinasi dengan pemerintah daerah setempat, agar membantu secara khusus kepada mereka (pengungsi) dalam menggunakan hak pilihnya di Sampang. (isa/ted)

Komentar

?>