Kamis, 16 Agustus 2018

Pilkada Pamekasan

Kholilurrahman: Kita Ingin Pilkada Damai Tanpa Fitnah dan Pembusukan

Rabu, 14 Februari 2018 12:48:23 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Kholilurrahman: Kita Ingin Pilkada Damai Tanpa Fitnah dan Pembusukan

Pamekasan (beritajatim.com) - Calon Bupati (Cabup) Pamekasan KH Kholilurrahman kembali berharap agar pelaksanaan pilkada serentak di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam berlangsung dalam suasana damai dan kondusif.

Hal itu selaras dengan hasil undian dan nomor urut 2 yang akan menjadi simbol baru bagi pasangan calon (paslon) KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman (Kholifah) untuk pilkada mendatang. Sebab sebelumnya mereka sudah mulai identik dengan simbol jempol, kali ini mereka harus bakal menggunakan salam dua jari 'V' alias salam perdamaian (peace).

"Ini (nomor urut 2) kode alam, setelah satu (sempat menjadoli bupati di periode pertama) dan ini yang kedua. Subhanallah, alhamdulillah dan innalillah. Semoga kita yang kedua, alhamdulillah," kata KH Kholilurrahman, saat memberikan sambutan pada pelaksanaan pengundian dan pengumuman nomor urut yang digelar KPU Pamekasan di Gedung PKP RI Jl Kemuning, Selasa (12/2/2018) kemarin.

Pihaknya berharap agar pelaksanaan pilkada serentak berlangsung damai, sehingga membuat Pamekasan lebih baik dan berkualitas. "Kami mohon izin, apa yang kita inginkan bersama agar Pamekasan lebih baik, sejahtera, maju, modern, berkeadilan dan berkepribadian. Mudah-mudahan bisa terwujud, siapapun yang jadi nanti," ungkapnya.

"Ini harus kita mulai dari saat ini, kita harus mengawal secara total. Nanti pada saatnya nomor 2 menang. Sehingga Pamekasan senantiasa menjadi baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur," sambung figur yang sempat terpilih sebagai bupati Pamekasan dengan nomor urut 2 bersama Kadarisman Sastrodiwirdjo, beberapa tahun lalu.

Tidak hanya itu pihaknya juga mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana kondusif dalam pelaksanaan pilkada mendatang. "Dan tidak kalah penting, kita inginkan kedamaian tanpa fitnah dan tanpa pembusukan," pungkasnya. [pin/kun]

Komentar

?>