Senin, 22 Oktober 2018

Polisi Ganteng dan Cantik Tempel Cabup-Cawabup 24 Jam

Rabu, 14 Februari 2018 09:24:26 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Polisi Ganteng dan Cantik Tempel Cabup-Cawabup 24 Jam

Jombang (beritajatim.com) - Tiga pasangan cabup dan cawabup yang akan bertarung di Pilkada Jombang 2018 sudah ditetapkan. Selanjutnya, mereka mendapatkan kesitimewaan berupa pengawalan dari polisi ganteng dan cantik .

Jumlah pengawal pribadi (walpri) yang menempel ketat tiga paslon tersebut sebanyak 15 personil. Rinciannya, setiap pasangan calon mendapatkan empat orang walpri, dua untuk calon bupati dan dua untuk calon wakil bupati. Namun untuk pasangan Munjidah Wahab - Surambah ada tiga polwan (polisi wanita) yang ikut mengawal.

Wakapolres Jombang Kompol Edhit Yuswo mengatakan, para walpri tersebut sudah melekat kepada para pasangan calon hingga penetapan pemenang tahapan Pilkada Jombang. "Ada tiga paslon di Pilkada Jombang. Mereka akan dikawal 15 polisi atau walpri. Mulai penetapan calon hingga pengumuman pemenang pilkada," ujar Edith, Rabu (14/2/2018).

Edith mengatakan, pihaknya menjamin netralitas para walpri masing-masing calon. Dengan adanya walpri, kata Edith, pihaknya juga menggransi keamanan masing-masing calon. Karena mereka adalah orang-orang pilihan.

"Sebelum terpilih menjadi walpri, mereka kita seleksi secara ketat. Artinya, mereka sudah memiliki kemampuan khusus dan telah lolos seleksi," katanya menambahkan.

Sebelumnya, tiga paslon yang bertarung di Pilkada Jombang sudah mendapatkan nomor urut hasil pengundian di Kantor KPUD Kabupaten Jombang. Nomor urut 1, pasangan Mundjidah Wahab-Sumrambah, yang diusung PPP (4 kursi), Partai Demokrat (6 kursi), serta Partai Gerindra (2 kursi). Pasangan ini juga didukung Partai Perindo.

Nomor urut 2, pasangan Nyono Suharli Wihandoko-Subaidi Muhtar. Mereka diusung Partai Golkar (7 kursi), PKS (5 kursi), PKB (8 kursi), PAN (3 kursi), serta Partai NasDem (4 kursi).

Terakhir, atau nomor urut 3, pasangan M Syafiin-Choirul Anam (Syahrul). Pasangan ini diusung PDI Perjuangan (9 kursi) dan Partai Hanura (2 kursi). Selain itu juga didukung partai non parlemen, yakni PKPI dan PBB. [suf]

Komentar

?>