Sabtu, 24 Februari 2018

Slogan Gerbang Salam Dibedah, Simbolis atau Substansial?

Rabu, 14 Februari 2018 03:26:46 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Slogan Gerbang Salam Dibedah, Simbolis atau Substansial?

Pamekasan (beritajatim.com) - Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Koloman Pojok Surau Pamekasan melaksanakan 'Kongkow Bareng' menyoal Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami alias Gerbang Salam di area Monumen Arek Lancor, Selasa (13/2/2018) malam.

Dalam kongkow bareng tersebut, panitia pelaksana mendatangkan sejumlah stakehokder yang berhubungan erat dengan tema yang mereka angkat, yakni 'Apa Kabar Gerbang Salam, Quo Vadis: Simbolisasi dan Substansi'. Dimana slogan tersebut sudah sangat identik dengan Kabupaten Pamekasan.

Dalam kesempatan itu tampak hadir sejumlah jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Pamekasan, di antaranya Wakil Bupati Pamekasan Halil yang diwakili Plt Sekda Pamekasan Mohammad Alwi. Serta Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo yang diwakili Wakapolres Kompol Harnoto, serta Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail.

Selain itu juga tampak hadir Ketua Lembaga Pengkajian dan Penerapan Syari'at Islam (LP2SI) Mohammad Syahid, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan KH Ali Rahbini Abd Latif yang diwakili Santoso, Ketua PCNU Pamekasan KH Taufik Hasyim, Perwakilan Pengurus Muhammadiyah Pamekasan, Ketua Dewan Pendidikan Pamekasan Moh Sohibuddin, Satpol-PP Pamekasan dan perwakilan pondok pesantren.

"Kongkow Bareng ini merupakan bincang santai tapi tema yang kita usung cukup serius, yakni Apa Kabar Gerbang Salam. Kami sengaja mengangkat tema ini karena jargon (Gerbang Salam) ini sangat identik dengan Pamekasan," kata Ketua Koloman Pojok Surau RPA Wazirul Jihad.

Pihaknya menilai tema ini sangat tepat untuk kembali dibahas, sebab selama ini slogan Bumi Gerbang Salam cenderung hanya simbolis semata. "Makanya dalam tema ini kami sengaja kembali mempertanyakan, apakah slogan ini benar-benar simbolis atau substansial," ungkapnya.

"Dari itu kami sengaja mendatangkan para stakeholder yang memang memiliki tanggungjawab terhadap gagasan Gerbang Salam, sehingga slogan ini benar-benar bisa kita pahami dari berbagai perspektif," tegas alumnus IAIN (sekarang UIN) Sunan Ampel Surabaya.

Sementara dari para peserta dalam kegiatan Kongkow Bareng tersebut, juga berasal dari berbagai elemen berbeda. Mulai dari elemen kepemudaan, ormas, mahasiswa, hingga perwakilan lintas agama. [pin/suf]

Komentar

?>