Minggu, 19 Agustus 2018

Khofifah Akui Kantong Suara di Surabaya Masih Defisit

Senin, 12 Februari 2018 21:56:57 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Khofifah Akui Kantong Suara di Surabaya Masih Defisit

Surabaya (beritajatim.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara doa bersama dan ikrar komitmen pemenangan tim relawan Khofifah - Emil di Hall Mina Asrama Haji Surabaya, Senin (12/2/2018).

Khofifah menyampaikan bahwa sesuai dengan hasil survei di bulan Januari kemarin, kantong suara pasangan Khofifah-Emil masih defisit di Surabaya.

"Muslimat NU di Surabaya perlu menambah silahturahmi dengan tetangga kanan dan kiri," ucap Khofifah.

Demi mendulang suara yang masih defisit di Kota Pahlawan ini, Khofifah menitipkan pesan kepada para para hadirin yang mengikuti acara tersebut. Terutama Muslimat NU, kalau perlu anggotanya ikut juga menjelaskan kepada tetangga biar nanti pada saat pencoblosan tidak salah pilih.

"Jalaskan kepada tetangga bahwa Khofifah itu yang ini. Mantan Menteri di era Presiden Gus Dur dan Mantan Menteri Sosial Pak Jokowi. Jadi, pada tanggal 27 Juni nanti tidak salah pilih ya," ujar Khofifah.

Selain itu, di hadapan ribuan relawan yang terdiri dari anggota Muslimat, Fatayat, PKK, relawan Barisan Gus Sholah (Bagus) dan partisipan partai pendukung itu, mantan menteri Sosial itu, menyampaikan bahwa KPU Provinsi Jawa Timur tadi sekitar jam 11.00 WIB, telah memutuskan bahwa pasangan Khofifah-Emil dari bakal calon gubernur, kini menjadi calon gubernur.

Ketum PP Muslimat NU itu juga menyampaikan teknis tentang ritualnya sebelum mengambil melakukan pengambilan nomor urut pasangan calon Selasa (12/2) besok. Di antaranya sekitar jam 2 siang, akan ada meresmikan posko kemenangan setelah itu melakukan khotmil Quran.

"Besok kita ada kegiatan di jalan Progo nomor Lima Surabaya, depan Taman Bungkul. Di posko pemenangan itu akan ada Khotmil Quran, peresmian posko pemenangan jalan Progo, salat Duhur berjamaah dan selanjutnya berjalan kaki menuju lokasi pengambilan nomor Paslon," jelas Khofifah.

Sementara itu, Ketua Muslimat NU Surabaya, Lilik Fadhilah juga menyampaikan, jika melihat data yang ada, wilayah Surabaya ini sangat mengkhawatirkan. Karena di wilayah Surabaya ini ada sekitar 2 ribuan TPS, namun relawan yang sudah termonitor hanya ada sekitar 1.600 an.

"Jadi bagi siapa saja yang ingin menjadi relawan Khofifah - Emil, monggo. Programnya sudah jelas dan nyata, maka kita perlu mendukungnya supaya menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur," ucap Lilik. [ito/but]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>