Selasa, 16 Oktober 2018

Panitia P3D Desa Banter Laporkan Anggota DPRD Gresik ke Polisi

Senin, 29 Januari 2018 18:34:28 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono

Gresik (beritajatim.com) - Anggota DPRD Gresik dilaporkan ke polisi oleh panitia penjaringan, dan penyaringan perangkat desa (P3D) Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik. Laporan ini dilakukan karena anggota DPRD Gresik, yakni Mustaqim dinilai telah melakukan ancaman, dan meminta proses yang dilakukan oleh panitia P3D dihentikan. Selain dilaporkan ke polisi, anggota dewan tersebut juga dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik.

"Wakil rakyat asal desa setempat itu diduga melanggar UU/11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta pelanggaran kode etik. Sebab, telah melakukan ancaman dan meminta penghentian proses perekrutan secara sepihak kepada panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D)," ujar Mantan Ketua Panitia P3D Banter, Abdul Kholiq, Senin (29/01/2018).

Selain Mustakim, panitia P3D juga melaporkan 3 orang asal warga setempat. Di antaranya, berinisial AR, MSR dan IH. Ketiganya dinilai melakukan pencemaran nama baik, terkait tudingan adanya praktik suap dalam proses perekrutan perangkat desa," tutur Abdul Kholiq.

Ia menambahkan, alasan dirinya melaporkan oknum anggota DPRD Gresik itu, karena ada permintaan penghentian proses perekrutan perangkat desa. Padahal, panitia bertugas sudah sesuai dengan aturan sesuai undang-undang dan peraturan daerah (Perda).

"Kami datang ke dewan melaporkan yang bersangkutan kami laporkan ke dewan. Sebab, ada SMS yang bernada ancaman kepada kami selaku panitia," tambahnya.

Menanggapi adanya laporan ini, anggota DPRD Gresik, Mustakim saat dikonfirmasi tidak menampik terkait adanya SMS kepada panitia. Dia pun mengaku, permintaannya untuk mempending agar panitia lebih berhati-hati. Sebab, sempat beredar isu atau dugaan-dugaan yang negatif, terhadap proses perekrutan perangkat desa di Banter. "Kalau saya dilaporkan, silakan saja itu hak mereka," pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Moh. Syafi’ AM menjelaskan bahwa laporan dari panitia P3D Banter memang sudah diterima. Nantinya laporan tersebut akan didisposisi ke komisi I dan BK agar ditindaklanjuti.

"Nanti biarkan nanti BK yang akan menelusuri terbukti atau tidak. Yang jelas segera kami tindaklanjuti," tandasnya. [dny/but]

Tag : dprd gresik

Komentar

?>