Sabtu, 20 Oktober 2018

Temuan Panwas

Penataan Pemilih Pilgup Jatim di Kabupaten Kediri Masih Semrawut

Rabu, 24 Januari 2018 00:26:12 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Penataan Pemilih Pilgup Jatim di Kabupaten Kediri Masih Semrawut

Kediri (beritajatim.com) - Panitia Pengawas Pemilu menemukan proses pencocokan dan penelitan (coklit) calon pemilih Pilgub Jawa Timur di Kabupaten Kediri masih banyak yang rancu. Dimana dalam satu keluarga banyak yang tersebar di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) maupun temuan orang yang sudah meninggal tetapi masuk daftar pemilih.
 
Proses coklit data calon pemilihan ini sudah berlangsung, sejak 20 Januari kemarin. Dalam proses pengawasan, Panwaslu menemukan ada beberapa data acak, diantaranya banyak dalam satu KK terpencar ke beberapa TPS. Kemudian masih menggunakan data lama, sehingga yang meninggal masih tercatat, dan ada penduduk tanpa identitas.
 
Terkait hal ini, Panwaslu menyarankan kepada kpu, bahwa proses pemutakhiran data seharusnya melibatkan petugas pemilihan sementara (PPS) yang ada di masing-masing desa. Mengingat, mereka mengetahui kondisi sosiologis maupun geografis yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Divisi Pengawasan Panwaslu Kabupaten Kediri Ali Mashudi mengatakan, pengelompokan pemilih seharusnya sesuai dengan identitas nomor induk kependudukan (NIK) maupun data di KK. Hal ini agar para pemilih penempatannya tidak rancu.
 
“Ada di salah satu daerah yang penempatan tps berdasarkan huruf abjad, hal ini membuat penempatan di TPS tidak beraturan,” kata Ali Mashudi, Anggota Panwaslu Kabupaten Kediri, Selasa (23/1/2018).

Lebih lanjut menurut Ali, semrawutnya penempatan jumlah pemilih di TPS hampir terjadi di semua kecamatan, pihaknya berharap hal ini segera dibenahi.
 
Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Syamsuri mengatakan, pihaknya menyadari memang ada kerancuan penempatan TPS. Penyebabnya ada penyusutan jumlah TPS di tiap desa, kecamatan maupun kabupaten.
 
Akibatnya, semula yang satu desa jumlahnya sembilan kini jadi tujuh, sehingga mereka harus terpencar. Tetapi hal itu kini mulai disikapi dan dibenahi. untuk yang meninggal pihaknya PPDB akan mencoret data tersebut. [nng/but]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>