Minggu, 21 Oktober 2018

Ini Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Pilwali Mojokerto

Selasa, 23 Januari 2018 16:03:06 WIB
Reporter : Misti P.
Ini Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Pilwali Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Mojokerto menggelar rapat koordinasi penentuan lokasi pemasangan alat peraga kampanye pemilihan Walikota dan Wawalikota Mojokerto tahun 2018. 

KPU menjelaskan dimana lokasi pemasangan alat peraga kampanye di Pemilihan Walikota (Pilwali) Mojokerto.

Acara sendiri digelar di ruang Damarwulan Hotel R Wijaya yang berada di Jalan R Wijaya, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Sekitar 30 tamu undangan hadir dalam kegiatan tersebut, seperti Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) se-Kota Mojokerto, para Kapala OPD dan para Kabag Pemkot Mojokerto terkait.

Wakapolsek Kemlagi, para Lurah dan Sekretaris Kelurahan se-Kota Mojokerto serta Ketua Panwaslu Kota Mojokerto, Elsa Fifajanti beserta jajaran pengurus Panwaslu Kota Mojokerto. Ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin Sholikin menyampaikan dasar hukum pemilihan kepada daerah (Pilkada).

"Masa kampanye akan dilaksanakan 3 hari setelah penetapan pasangan calon. Kampanye sendiri adalah kegiatan menawarkan visi, misi, program pasangan calon atau informasi lainnya yang bertujuan mengenalkan atau meyakinkan Pemilih," ungkapnya, Selasa (23/1/2018).

Sementara, lanjut Amin, untuk jenis alat peraga kampanye ada tiga. Yakni baliho, umbul-umbul dan spanduk. Amin menjelaskan, baliho paling besar ukuran 4 meter X 7 meter dan paling banyak lima buah setiap pasangan calon untuk setiap kabupaten atau kota.

"Umbul-umbul, paling besar ukuran 5 meter X 1,15 meter dan paling banyak 20 buah setiap pasangan calon untuk setiap Kecamatan. Sedangkan spanduk, paling besar ukuran 1,5 meter X 7 meter dan paling banyak dua buah setiap pasangan calon untuk setiap desa atau Kelurahan," katanya. 

Masih kata Amin, pasangan calon dapat menambahkan alat peraga kampanye dengan sejumlah ketentuan. Yakni ukuran alat peraga kampanye sesuai dengan ukuran alat peraga kampanye yang difasilitasi oleh KPU provinsi atau KPU Kabupaten atau Kota.

"Alat peraga kampanye dapat dicatat paling banyak 150 persen dari jumlah maksimal sebagaimana dimaksud pada ayat 2. Untuk bahan kampanye yakni semua benda atau bentuk lain yang memuat visi, misi, program Pasangan calon, simbol atau tanda gambar yang disebar untuk keperluan kampanye," ujarnya. 

Tujuannya yakni untuk mengajak orang memilih pasangan calon tertentu yang difasilitasi oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten atau Kota yang didanai anggaran pendapatan dan belanja daerah dan dibiayai sendiri oleh Pasangan calon. KPU Provinsi atau KPU Kabupaten atau Kota memfasilitasi pelaksanaan metode penyebaran bahan kampanye.

"Bahan kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi, selebaran paling besar ukuran 8,5 cm X 21 cm, brosur paling besar ukuran posisi terbuka 21 cm x 29,7 cm dengan posisi terlipat 20 cm x 10 cm. Pamflet dan poster. Pamflet paling besar ukuran 21 cm x 29,7 cm dan atau poster paling besar ukuran 40 cm x 60 cm," teranganya.

Menurutnya, pasangan calon dapat mencetak bahan kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat 2 sebagai bahan kampanye tambahan dengan beberapa ketentuan. Ukuran bahan kampanye sesuai dengan ukuran bahan kampanye yang difasilitasi oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten atau Kota.

"Bahan kampanye dapat dicetak paling banyak 100 persen dari jumlah kepala keluarga pada daerah pemilihan. Kelurahan se-Kota Mojokerto diminta agar menentukan lokasi yang akan dipasang alat peraga kampanye Pilwali Mojokerto," pungkasnya.[tin/ted]

 

Komentar

?>