Jum'at, 17 Agustus 2018

Hak Angket: Gerindra Siap Perjuangkan, PDIP Menolak

Senin, 22 Januari 2018 22:35:46 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
 Hak Angket: Gerindra Siap Perjuangkan, PDIP Menolak

Jember (beritajatim.com) - Fraksi Gerindra DPRD Jember siap memperjuangkan  hak angket untuk mengontrol sejumlah kebijakan Bupati Faida. 

Sementara Fraksi PDI Perjuangan menolak. Hal ini terungkap saat sejumlah anggota Dewan menerima perwakilan demonstran, di ruang Badan Musyawah, DPRD Jember, Senin (22/1/2018). Para kegislator yang menerima perwakilan demonstran adalah Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni, Wakil Ketua Fraksi Gerindra Ardi Pujo Prabowo, dan Ketua Fraksi PDIP Agus Sofyan.

Perwakilan demonstran menyuarakan lima tuntutan. Pertama, meminta pertanggungjawaban kepada bupati atas carut-marutnya kondisi Jember. Salah satu carut-marutnya kondisi ini adalah belum disahkannya APBD 2018 dan besarnya sisa lebih penggunaan anggaran (silpa).

Kedua, mendesak seluruh anggota parlemen agar segera menggunakan hak angket. Ketiga, mendesak parlemen agar segera menggelar sidang untuk membentuk panitia angket.

Keempat, 'Rakyat Menggugat' mendesak seluruh fraksi mendukung terbentuknya panitia angket. Terakhir, bila ada fraksi yang tidak mendukung, maka 'Rakyat Menggugat' akan menyampaikan kepada seluruh masyarakat Jember agar partai yang diwakili fraksi tersebut tidak dipilih dalam pemilu mendatang.

"Sikap Fraksi Gerindra jelas dan ini bukan pencitraan. Dari awal garis partai kami jelas: memperjuangkan hak-hak dan kepentingan masyarakat. Kami tetap berjuang dan berkomitmen yang mengharapkan APBD pro rakyat. bukan APBD yang pro DPRD maupun eksekutif," kata Ardi.

Ardi berjanji menampung aspirasi tersebut. "Kami akan rapatkan di fraksi agar menjadi keputusan fraksi," katanya.

Sementara Agus Sofyan menghargai aspirasi demonstran. "Tapi saya mohon maaf apabila dalam hal ini kita berbeda jalan dalam kerangka mengawal kebijakan bupati. Mudah-mudahan jalan Anda akan lebih dulu sampai daripada jalan yang saya tempuh. Tapi saya tetap yakin jalan yang saya tempuh insya Allah semangatnya sama untuk menuju Jember yang lebih baik," katanya.

Fraksi PDIP ikut bertanggungjawab dalam mengawal kebijakan Pemkab Jember. "Saya tak bisa mengingkari itu. Fraksi PDIP selama ini semangatnya dalam kerangka mengawal kebijakan-kebijakan bupati. Ini sudah menjadi garis partai," katanya.

"Bahkan, dalam kerangka itu, kami meminta kepada pimpinan DPRD untuk melakukan komunikasi dan diskusi, mencari solusi paling pas untuk penyelesaian Rencana APBD 2018. Tapi sampai detik ini masih belum ada titik temu," kata Agus.

"Insya Allah, hari ini Fraksi PDI Perjuangan juga kirim surat lagi kepada pimpinan DPRD dan bupati. Ada tembusan ke gubernur dan Komisi A DPRD Jatim, dan Dewan Pimpinan Pusat partai saya. Ini dalam rangka mencari solusi permasalahan-permasalahan," kata Agus.

"Sebagai fraksi pengusung, kami mohon maaf sebesar-besarnya apabila dianggap oleh warga masyarakat Jember masih belum bisa maksimal dalam kerangka mengawal kebijakan bupati. Dalam konteks tertentu, kita senantiasa bersama untuk mengawal," kata Agus.

Thoif berjanji akan menyampaikan surat aspirasi pembentukan panitia angket ini kepada seluruh fraksi di DPRD Jember. "Kami tidak mungkin mengintervensi antara fraksi satu dengan yang lain. Kami akan berikan kepada para pimpinan fraksi untuk diteruskan di internal fraksi masing-masing untuk menjadi acuan dan dasar," katanya. [wir/ted]

Tag : dprd jember

Komentar

?>