Selasa, 16 Oktober 2018

Siaga Bencana, Kabupaten Malang Butuh Alat Berat

Sabtu, 20 Januari 2018 15:27:42 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Siaga Bencana, Kabupaten Malang Butuh Alat Berat

Malang (beritajatim.com) - Kabupaten Malang sebagai daerah yang rawan terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, terjangan angin puting beliung hingga letusan gunung berapi, membutuhkan alat berat dan sarana pendukungnya.

Hal ini disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bagio Setyono.

Menurut Bagio pada beritajatim.com, mengantisipasi terjadinya bencana alam, pihaknya siaga penuh hingga akhir Februari 2018.

“Kami full siaga sampai akhir Februari. Tergantung situasinya, kalau di perlukan Pak Bupati nantinya akan memperpanjang, kalau tidak otomatis akan kita akhiri di bulan itu,” terang Bagio, Sabtu (20/1/2018).

Kata dia, jumlah personel BPBD sebanyak 32 orang. Namun jumlah itu juga di dukung potensi relawan atau SAR di Malang Raya.

Ia menambahkan, sejumlah kebutuhan yang dimiliki BPBD memang masih kurang dari cukup. Hanya saja, hal itu tidak menjadi kendala petugas selama berada dilokasi bencana.

“Kalau dibilang kurang sih ya kurang dari cukup.  Kebutuhan yang urgen seperti alat operasi, alat-alat berat. Alat seperti senso kita juga kurang karena wilayah kita sangat luas,” bebernya.

Bagio menambahkan, saat ini kebutuhan untuk alat-alat berat dan sarana pendukung alat berat seperti kendaraan dump truk  belum ada. “Dump truk biasanya milik OPD lain atau masyarakat,” pungkasnya. (yog/kun)

Tag : bencana malang

Komentar

?>