Rabu, 21 Februari 2018
Dibutuhkan Wartawan Kriminal di Surabaya, Usia Maks 27 Tahun, S1, Punya Pengalaman, Kirim lamaran ke beritajatim@gmail.com

Oknum Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Bawa Istri Tetangga

Kamis, 18 Januari 2018 23:09:59 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Oknum Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Bawa Istri Tetangga
foto/ilustrasi

Banyuwangi (beritajatim.com) - Oknum anggota DPRD Banyuwangi berinisial AT, diduga membawa lari istri orang lain. Akibat perangai negatifnya, pria yang juga Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi.

Ia dilaporkan oleh Didik Anan Pratama (36), warga Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, yang tidak lain adalah suami dari Rina Evayanti. 

"Intinya klien kami meminta pertanggungjawaban terkait jalinan asmara yang dilakukan bersama istri klien kami, Rina Evayanti," ujar Ahmad Zainuri Ghazali, kuasa hukum Didik Anan, saat mendatangi Kantor DPRD Banyuwangi, Kamis (18/1/2018).

Melalui kuasa hukumnya, Didik Anan meminta agar AT segera menyelesaikan persoalannya tersebut. Bahkan, pengacara telah melayangkan somasi kepada pimpinan BK, Ketua Fraksi, maupun ketua DPRD Banyuwangi. Akan tetapi, hingga batas waktu satu minggu tak mendapat jawaban.

"Kami sudah bermaksud baik, agar persoalan ini segera diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak keluarga meminta agar AT segera meminta maaf itu saja, karena mengingat kedua belah pihak sebenarnya sudah berhubungan baik," kata Zainuri.

Atas dasar itu, Zainuri selaku kuasa hukum bersama kliennya memutuskan untuk melayangkan laporan itu kepada BK. Lapora tersebut juga telah dilengkapi dengan bukti rekaman video dan juga hasil komunikasi percakapan mesra melalui sosial media Whatsapp.

"Percakapan itu mengarah ke tindakan asusila, chek in ke hotel. Kami sudah kirimkan somasi, tapi belum ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan. Sehingga, kita bawa ke BK DPRD," ucapnya.

Zainuri juga menjelaskan kronologi dugaan jalinan asmara antara AT dan Rina Evayanti. Didik Anan Pratama mulanya mengetahui percakapan menjurus mesra itu melalui pesan Whatsapp istrinya.

Dari percakapan itu, selanjutnya terjadilah kesepakatan antara keduanya untuk jalan bersama. Hingga pada akhirnya, keduanya terlihat berduaan di dalam sebuah rumah warga di Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi.

"Kejadian ini terakhir pada Minggu (3/12/2017), klien kami sempat memergoki keduanya, AT dan Rina Evayanti dalam satu mobil. Apapun alasannya, ini sudah melanggar asusila. Sebab, membawa istri orang tanpa izin," terangnya.

Akibat perbuatan itu, rumah tangga kliennya menjadi rusak. Bahkan, sang istri meminta bercerai.
Hingga saat ini, AT yang juga Ketua Komisi 4 DPRD Banyuwangi tak memberikan keterangan apapun perihal kejadian ini.

Beberapa usaha untuk komunikasi dengan politisi asal Kecamatan Wongsorejo ini selalu gagal. Telepone AT tak pernah diangkat, padahal pesan singkat yang dikirimkan melalui Whatsapp terbaca. Namun, seolah dibiarkan tak dibalas. [rin/suf]

Tag : dprd

Komentar

?>