Senin, 17 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

KPU Pamekasan Umumkan Hasil Tes Kesehatan Balon 16 Januari

Minggu, 14 Januari 2018 21:14:32 WIB
Reporter : Samsul Arifin
KPU Pamekasan Umumkan Hasil Tes Kesehatan Balon 16 Januari

Pamekasan (beritajatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan dijadwalkan mengumumkan hasil tes kesehatan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk pilkada 2018, Selasa (16/1/2018) lusa.

Pengumuman tersebut berdasar tahapan yang sudah terjadwal setelah dua pasangan bakal calon, yakni Badrut Tamam dan Raja'e serta KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman menjalani tes kesehatan selama dua hari di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr Ramelan Surabaya, Jum'at hingga Sabtu (12-13/1/2018) kemarin.

Kedua pasangan bakal calon yang diusung partai politik (parpol) tersebut, sebelumnya sudah melakukan pendaftaran ke Kantor KPU Pamekasan di Jl Brawijaya 34 pada hari terakhir tahapan pendaftaran, yakni Rabu (10/1/2018) lalu.

"Sebelum menentukan lokasi pendaftaran di RSAL (dr Ramelan) Surabaya, sebenarnya kami sempat berkoordinasi bersama IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Pamekasan. Sehingga mereka memberikan rekomendasi ini, yakni pemeriksaan harus dilakukan oleh spesialis atau di rumah sakit yang memiliki nilai akreditasi A," kata Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah, Minggu (14/1/2018).

Dalam proses pemeriksaan kesehatan tersebut, masing-masing pasangan bakal calon diperiksa satu persatu meliputi tiga jenis pemeriksan berbeda, yakni pemeriksaan kesehatan fisik, psikologis dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

"Proses pemeriksaan kesehatan terhadap paslon ini meliputi tiga jenis, yakni pemeriksaan fisik meliputi USG, pengambilan darah dan lainnya. Sementara tes psikologi meliputi wawancara psikiatri hingga tes tulis MMPI (tes psikologi yang digunakan untuk proses diagnosa gangguan jiwa oleh psikiater, seperti gangguan anti sosial, seksual dan jenis kejiwaan lainnya)," ungkapnya.

Tidak hanya itu, para pasangan calon juga harus menjalani tes bebas narkoba yang dipandu langsung oleh tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN). "Hari pertama tes, Jum'at (12/1/2018). Para paslon langsung menjalani dua jenis tes berbeda, yakni tes kesehatan dan tes bebas narkoba. Baru hari berikutnya tes psikologi dan berakhir Sabtu (13/1/2018) sore kemarin," jelasnya.

Dari berbagai jenis rangkaian pemeriksaan tersebut, tidak serta merta langsung keluar hasil pemeriksaan. Sebab hasil pemeriksaan nantinya baru akan dikeluarkan setelah sidang dari para dokter spesialis. "Jadi pada Senin (15/1/2018) akan dilaksanakan rapat (tim dokter) masing-masing bidang," imbuhnya.

"Baru sehari berikutnya, Selasa 16 Januari (2018) lusa. Dilakukan sidang pleno sekaligus pengiriman hasil pemeriksaan kedua paslon yang sudah mendaftar ke KPU Pamekasan, yakni pasangan Ra Badut dan Raja'e serta pasangan Kholifah (KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman)," sambung pria yang akrab disapa Hamzah.

Saat proses pemeriksaan kesehatan kedua pasangan bakal calon untuk pilkada Pamekasan di RSAL dr Ramelan Surabaya, juga terdapat beberapa pasangan bakal calon lain yang tersebar di Jawa Timur. Tiga di antaranya merupakan beberapa paslon asal Madura, selain Pamekasan juga terdapat pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bangkalan dan Sampang.

Sementara beberapa pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati atau walikota/wakil walikota lainnya berasal dari tiga daerah berbeda di Jawa Timur, masing-masing beberapa paslon dari Kabupaten Jombang, Nganjuk dan Tulungagung.

Memang kedua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, Badrut Tamam dan Raja'e serta Kholilurrahman dan Fathor Rohman merupakan pasangan yang mendaftar ke KPU Pamekasan melalui jalur parpol atau diusung parpol.

Badrut Tamam dan Raja'e diusung empat parpol berbeda dengan jumlah perwakilan sebanyak 16 kursi di DPRD Pamekasan, masing-masing sebanyak 5 kursi Partai Amanat Nasional (PAN), sebanyak 3 kursi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), sebanyak 5 kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sebanyak 3 kursi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara pasangan Kholifah didukung sebanyak 22 kursi di legislatif, jumlah tersebut meliputi sebanyak 5 kursi dari Partai Demokrat (PD), sebanyak 4 kursi Partai Golongan Karya (Golkar), sebanyak 4 kursi Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan sebanyak 9 kursi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dari jumlah tersebut terdapat satu parpol yang tidak memiliki kursi di legislatif, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang juga memberikan rekomendasi dan dukungan terhadap pasangan Kholifah untuk momentum pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten yang akan digelar serentak, Rabu (27/6/2018) mendatang.

Selain itu, masih terdapat dua parpol yang memiliki kursi di legislatif dan belum menentukan langkah politik untuk mendukung dua pasangan figur yang ada (RBT-Raja'e dan Kholifah). Masing-masing sebanyak 5 kursi milik Partai Bulan Bintang (PBB) dan sebanyak 2 kursi milik Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Namun pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut baru mencapai tahapan ketujuh berdasar beberapa tahapan yang ditetapkan KPU Pamekasan, apalagi saat ini masih memasuki tahapan Penelitian syarat pencalonan yang diajukan kedua paslon yang mendaftar. Proses pengecekan tersebut digelar mulai Senin hingga Sabtu (8-27/1/2018) mendatang.

Sementara penetapan para pasangan bakal calon sebagai calon bupati dan wakil bupati pada pelaksanaan pilkada Pamekasan, dijadwalkan akan digelar pada pekan kedua bulan depan, yakni Senin (12/2/2018) mendatang. [pin/but]

Komentar

?>