Jum'at, 19 Januari 2018

Parpol Pengusung Gus Ipul-Mas Anas Jawara di Jatim

Jum'at, 15 Desember 2017 09:01:59 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Parpol Pengusung Gus Ipul-Mas Anas Jawara di Jatim

Surabaya (beritajatim.com) - Parpol pengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Gus Ipul-Mas Anas menjadi jawara di Jatim. Kedua parpol itu adalah PDIP dan PKB.

Hanya saja, posisi PKB sebagai partai dengan jumlah kursi terbanyak di DPRD Jatim dengan 20 kursi sedang disalip PDIP. Pasalnya, menurut hasil survey yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC), saat ini PDIP memuncaki posisi secara elektabilitas partai.

PDIP yang saat ini memiliki 19 kursi DPRD Jatim berhasil menggeser posisi PKB dengan capaian 21,6 persen. Sementara PKB yang saat ini tengah mendominasi DPRD Jatim berada di posisi kedua dengan 19 persen. Padahal, saat ini PKB memiliki 20 kursi di DPRD Jatim.

Komposisi ketiga dan keempat masih tidak berbeda dengan kondisi riil di DPRD Jatim saat ini. Secara berurutan, Partai Demokrat dan Partai Gerindra berada di posisi ketiga dan keempat dengan capaian 10,5 dan 10 persen.

Menariknya, Partai Perindo yang notabene merupakan partai baru justru dapat mengungguli Partai Hanura. Partai besutan Hary Tanoe tersebut mendapatkan 1,9 persen dan sementara partai besutan Oesman Sapta Odang hanya mendapatkan 1,5 persen saja.

Bagaimana dengan PSI yang tengah santer disebut sebagai partai yang merepresentasikan generasi millenial? Partai yang dipimpin politisi cantik Grace Natalie tersebut berada di urutan 11 dan tepat di bawah Partai Hanura dengan 0,4 persen.

Peneliti senior SSC Budi Wiyoto berpendapat bahwa dalam kaitan Jatim, untuk dapat pada kondisi sangat aman, parpol harus bisa mengejar tingkatan elektabilitas sebesar 23 persen. Apabila sudah mencapai level tersebut, maka menurut Budi bisa dipastikan bahwa parpol tersebut akan mampu bertahan dalam beberapa masa peralihan kekuasaan.

"Namun yang perlu dicermati, untuk menaikkan elektabilitas itu susah, sebaliknya menurunkan elektabilitas ini sangat gampang. Peningkatan 1 persen elektabilitas saja bisa membutuhkan waktu dalam hitungan tahun. Tapi kalau menurunkan elektabilitas 5 persen ini bisa dalam 3 bulan saja," jelas Budi.

Apabila demikian, berapa titik aman elektabilitas suatu parpol untuk dapat hanya bertahan hidup? Menurut Budi apabila suatu parpol mendapatkan satu kursi saja, maka bisa dipastikan parpol tersebut dapat bertahan hidup. "Berat memang, tapi jumlah elektabilitas setara satu kursi saja mampu kok untuk membuat parpol bertahan hidup," tegas pria yang juga merupakan dosen di Unitomo Surabaya ini.

Data-data tersebut diatas diperoleh melalui survey yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur pada kurun waktu 25 November-8 Desember 2017. Survey tersebut dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 940 responden. Tingkat kepercayaan dari hasil tersebut sebesar 95 persen dengan margin of error 3,2 persen. [tok/suf]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>