Kamis, 24 Mei 2018

Ratusan Nelayan Pantai Utara Dukung Cak Imin Jadi Cawapres

Senin, 27 Nopember 2017 20:13:38 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Ratusan Nelayan Pantai Utara Dukung Cak Imin Jadi Cawapres
Spanduk Cak Imin Dibentangkan Nelayan Pantura

Gresik (beritajatim.com)-  Ratusan nelayan pesisir Pantai Utara Jawa Timur mendeklarasikan dukungan Abdul Muhaimin Iskandar, atau akrab dipanggil Cak Imin menjadi calon wakil presiden (Cawapres) di Pemilu 2019.

Bagi nelayan pantai utara, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu,  dinilai layak, karena muda, visioner dan dari kalangan santri.

"Kami mendukung Cak Imin sebagai Cawapres 2019,’ ujar Tohari  (52) yang mewakili nelayan pesisir pantura, Senin (27/11/2017) kepada wartawan.

Deklarasi nelayan pantai utara, dipusatkan di Pantai Delegan, Kecamatan Panceng, Gresik.

Sekitar 125 nelayan pesisir asal Kecamatan Panceng dan Ujungpangkah di Gresik hadir. Tidak ketinggalan pula nelayan dari Lamongan juga turut hadir.

Tohari menyebutkan, dirinya memang tidak pernah bertatap muka langsung dengan Cak Imin.

Namun, dirinya tahu karakter Cak Imin saat membela nelayan Cantang di Tegal, Jawa Tengah.

Karena itu, pihaknya berkeyakinan Cak Imin bakal membela persoalan-persoalan yang dihadapi nelayan pada umumnya, termasuk nelayan Gresik Utara.

"Kami melihat Cak Imin adalah sosok yang muda, visioner dan dari kalangan santri. Yang nantinya dapat melindungi kepentingan nelayan," tuturnya.

Sebagai bentuk keseriusan dukungan terhadap Cak Imin. Nelayan tidak hanya membubuhkan tanda tangan di kain putih.

Namun, juga melakukan atraksi melarung baliho gambar Cak Imin berukuran 20 kali 15 meterpersegi ke tengah laut. Baliho itu ditarik ke tengah laut dengan 25 perahu nelayan yang selama ini dipakai menangkap ikan di tengah laut.

"Larung baliho Cak Imin kami lakukan sebagai bentuk syukur. Selama ini tradisi larung adalah upaya spiritual meningkatkan tangkapan ikan," ujarnya.

Selama pemasangan bendera putih bergambar Cak Imin di perahu nelayan Tepatnya, di bawah bendera merah putih. Bendera itu tidak akan dicopot sampai pelaksanaan Pilpres 2019 nanti. Bila terjadi kerusakan, nelayan juga telah menyiapkan ganti bendera yang baru.

"Ini merupakan bentuk keseriusan kami untuk mendukung Cak Imin. Kami berharap Cak Imin dapat memberikan jaminan untuk keberlangsung kami sebagai nelayan," tegas H.Thohir selaku Ketua Paguyuban Nelayan Delegan, Kecamatan Panceng, Gresik, Jawa Timur.

Sementara itu, Koordinator Simpatisan Cak Imin untuk Nelayan Pesisir Pantura, M Ismail menambahkan, bila nelayan Delegan ini hanya bagian kecil dari kelompok nelayan sepanjang Pantai Utara yang meliputi Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro.

"Masih ada dukungan dari nelayan lainnya yang akan menyusul mendeklarasikan Cak Imin maju sebagai Cawapres 2019," tandasnya. [dny/ted]

Tag : pilpres 2019

Komentar

?>