Jum'at, 15 Desember 2017

Dikatakan Loncat Pagar, Emil Dardak: Mari Move on

Minggu, 26 Nopember 2017 20:54:41 WIB
Reporter : Misti P.
Dikatakan Loncat Pagar, Emil Dardak: Mari Move on
Emil Dardak dan istri dengan warga di Pacet, Mojokerto. [Foto: Misti/bj.com][

Mojokerto (beritajatim.com)--Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak membantah jika telah dipecat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ini menyusul pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, jika resmi maju dalam pemilihan kepala daerah Jawa Timur dari partai lain, maka Emil bakal dipecat.

"Saya rasa tentunya kita harus menjaga kebersamaan kita. Jadi kalau saya terus membahas soal itu kelihatan tidak akan memberikan satu kondisi baik bagi masyarakat. Karena yang kita ingin, ini pilkada yang adem dan baik," ungkapnya usai menghadiri ikrar dukungan di Institut Pesantren KH Achmad Chalim, Pacet, Minggu (26/11/2017).

Oleh karena itu, menurut suami dari artis Arumi Bachsim ini, ia sudah datang ke DPP PDIP dan menyampaikan keputusan tersebut. Ia juga sudah menyampaikan keputusan untuk maju mendampingi Khofifah Indarparawansa di enam partai politik (parpol) lainnya yang mengusungnya di Trenggalek.

"Saya siap diproses lebih lanjut, ini masih ada langkah politik yang dilakukan Bu Khofifah lho dan saya bersedia diproses lebih lanjut oleh tim Ibu Khofifah. Saya sampaikan juga salah satunya dengan PDIP dan enam parpol yang mengusung saya di Trenggalek. Sudah menyampaikan bukan di belakang layar, pergi tidak ada komunikasi," tuturnya.

Menurutnya, ia buka tipe politisi yang tidak ngomong kemudian kabur. Emil menegaskan, ia sudah bertemu dengan Sekjen PDIP dan ada beberapa yang dikontak langsung, baik di jajaran PDIP Trenggalek, Jawa Timur dan nasional. Namun jika PDIP bereaksi berbeda, menurutnya, itu hak PDIP.

"Tapi jika langkah mereka yang diambil pasca kita bertemu, itu hak masing-masing yang harus kita dihormati. Yang jelas sampai hari ini, saya sudah menekankan pada birokrasi kami, jangan sampai dinamika politik dan bahkan reaksi parpol terhadap saya membuat mereka menilai sebagai perubahan koalisi di Trenggalek," urainya.

Menurutnya, di Trenggalek tetap sama, PDIP tetap menjadi partai yang akan menjadi pendukung memajukan Trenggalek pada masa kepemimpinannya. Emil membantah telah loncat partai, namun ia menegaskan tidak mau terkungkung dalam sebuah polemik, tapi ia menjaga tujuh partai tetap ada di koalisi.

"Ada dinamika politik terkait hal tersebut, silakan ditanyakan di daerah lain bagaimana menyikapi aspek tersebut. Saya menghormati PDIP, mereka menyampaikan prospektif mereka. Moga-moga bisa move on ke sebuah diskusi yang lebih produktif pada masyarakat Jatim ke depannya," tegasnya.

Emil menegaskan, jika PDIP merupakan partai yang dihormati dan ia ingin membangun Trenggalek bersama PDIP. Emil berharap bisa memajukan masyarakat Trenggalek bersama partai dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tersebut.[air/tin]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>