Senin, 18 Desember 2017

DPRD Janji Bangun Masjid Lebih Besar di Balai Pemuda

Kamis, 23 Nopember 2017 20:52:39 WIB
Reporter : Arif Fajar Ardianto
DPRD Janji Bangun Masjid Lebih Besar di Balai Pemuda

Surabaya (beritajatim.com) - Pernyataan Sekretaris MUI Jatim, Muhammad Yunus yang meminta anggota DPRD Surabaya untuk mundur jika tidak mampu memperjuangkan aspirasi rakyat terkait pembongkaran Masjid As-Sakinah langsung mendapat respon oleh Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Masduki Thoha. Masduki menyatakan kesiapannya untuk mundur dari anggota legislatif jika lahan tersebut tidak dibangun masjid lagi.

Masduki menjelaskan, begitu mendengar rencana pembangunan gedung baru DPRD dirinya langsung menghubungi Sekretaris Daerah (Sekda) Hendro Gunawan. Waktu itu, dia langsung meminta dicarikan lokasi alternatif sebelum masjid dibongkar.

"Waktu itu saya ngomong sama Pak Sekda, sebelum ada ganti jangan dibongkar. Waktu itu langsung kita panggil Sekretaris Dewan untuk mencari lokasi," jelas Masduki Thoha, Rabu (23/11/2017).

Menurut Masduki, dalam rencana pembangunan gedung baru DPRD tidak ada rencana penghapusan masjid. Sebaliknya masjid baru nantinya akan dibangun jauh lebih besar dan megah.

Dalam kesempatan itu, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga tidak sepakat jika anggota legislatif disalahkan terkait pembongkaran masjid dan pembangunan gedung baru dewan. Menurut dia, yang bertanggung jawab atas proyek tersebut adalah pemerintah kota.

"Yang membangun itu pemerintah kota. Tidak mungkin masjid dihilangkan. Apalagi, 90 persen lebih yang ada di sini itu muslim," tandasnya.

Politisi yang dikenal vokal ini memastikan akan mundur dari anggota DPRD Kota Surabaya, jika di lahan bekas Masjid As-Sakinah tidak ada tempat ibadah yang dibangun.

"Kalau tanah itu tidak jadi masjid, saya akan mundur. Catat itu omongan saya," tegas mantan Ketua PC Ansor Surabaya itu.

Sebelumnya, Sekretaris MUI Jatim, Muhammad Yunus. Yunus meminta anggota dewan mundur dari posisinya jika sudah tidak mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat. Permintaan itu disampaikan saat mengikuti hearing dengan anggota DPRD Surabaya.

"Kalau Anda tidak bisa mewakili kami silakan pergi. Kami akan mencari wakil yang lain," ujar Yunus di hadapan anggota dewan. [rif/but]

Komentar

?>