Sabtu, 16 Desember 2017

Jabat Sekretaris PCNU, Ketua KPU Sumenep Tunggu 'Fatwa' Kiai

Kamis, 23 Nopember 2017 17:57:41 WIB
Reporter : Temmy P.
Jabat Sekretaris PCNU, Ketua KPU Sumenep Tunggu 'Fatwa' Kiai

Sumenep (beritajatim.com) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, A. Warits mengaku siap untuk menaati Surat Edaran KPU RI nomor 666 tahun 2017 perihal pengunduran diri dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan.

"Saya siap untuk melaksanakan SE KPU RI, karena itu memang amanah undang-undang. Tapi apakah saya mundur dari ormas atau justru dari KPU, saya masih menunggu perintah kiai," kata Warits, Kamis (23/11/2017).

Ketua KPU Sumenep, A. Warits, juga tercatat sebagai Sekretaris PC NU setempat.

SE KPU RI tersebut diterbitkan berdasarkan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 21 ayat (1) huruf k, semua komisioner KPU/ Komisi Indipenden Pemilihan (KIP) Provinsi dan kota/ kabupaten yang aktif dalam kepengurusan ormas, baik berbadan hukum maupun tidak, agar mengundurkan diri dari kepengurusan ormas tersebut

"Saya menjadi komisioner KPU atas ijin kyai. Jadi sekarang saya juga harus menunggu 'fatwa' kyai, apakah saya tetap di KPU atau NU. Kalau ternyata saya diputuskan mundur dari KPU dan tetap diminta menjadi Sekretaris NU, saya juga siap," tegasnya.

Sementara untuk komisioner lainnya, menurut Warits, bergantung pada keputusan masing-masing individu. Semuanya berhak untuk memutuskan, apakah akan tetap di KPU dan mundur dari kepengurusan ormas, atau sebaliknya.

"Itu hak masing-masing individu komisioner. Semua komisioner di KPU Sumenep merupakan pengurus ormas. Tapi kami semua siap untuk mentaati SE itu. Masih ada waktu 1 bulan lebih untuk menyerahkan surat pengunduran diri," terangnya. [tem/but]

Tag : pemilu

Komentar

?>