Rabu, 22 Nopember 2017

DPRD dan Pemkot Surabaya Sepakat Percepat Pembangunan Masjid Dewan

Selasa, 14 Nopember 2017 20:07:31 WIB
Reporter : Arif Fajar Ardianto
DPRD dan Pemkot Surabaya Sepakat Percepat Pembangunan Masjid Dewan

Surabaya (beritajatim.com) - Pembangunan masjid DPRD Surabaya akan dilanjutkan, meski masih berpolemik.

Kepastian pembangunan itu setelah dilakukan hearing antara Komisi C dan Pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Pemkot Surabaya serta pihak kontraktor.

Kepala Dinas Perkim CKTR Pemkot Surabaya Eric Tjahyadi mengatakan, pembangunan masjid akan dilanjutkan besok, Rabu  (15/11/2017). setelah dilakukan hearing agar masyarakat tahu, pasca muncul polemik yang menganggap masjid itu tidak ada.

Eric menambahkan ada perubahan design dari masjid yang dibangun itu nantinya, yaitu menambah lagi sebuah menara di depan masjid sesuai permintaan anggota dewan.
Penambahan menara itu membuat masjid tersebut akan mempunyai 2 menara agar lebih indah.

Sementara terkait dengan anggapan sekelompok masyarakat kalau masjid tidak layak berada dalam satu gedung perkantoran, sejumlah anggota dewan yang menghadiri rapat tersebut sepakat kalau tidak ada masalah.
Mengacu pada Masjid Al Akbar yang juga menyatu dengan sentra ekonomi disekeliling bangunannya.

Anggota dewan yang hadir dalam hearing itu hampir selurung anggota Komisi C berikut ketua Saifudin Zuhri, dan seluruh jajaran pimpinan Dewan, mulai dari Ketua Ir Armuji dan 3 wakil ketua dewan.

"Masjid didalam perkantoran itu tidak masalah,seperti Masjid Al Akbar, hanya saya meminta agar diperhatikan betul batas dan tempat wudhlu, karena itu merupakan bagian terpenting dari kekhusukan sholat" ujar Masduki Toha Wakil Ketua Dewan.

Sedangkan ketua Komisi C, Saifudin Zuhri meminta agar diperhatikan soal pembatas jamaah wanita dan pria.

"Jangan hanya memakai batas seadanya apalagi batas itu tidak tinggi hanya separuh badan, batas harus penuh dan permanen" tegasnya.

Masjid Dewan itu akan menepati seluruh lantai 1 gedung baru dewan nantinya, dengan luas 17 meter x 29 meter berikut serambinya. Dengan luasan itu mampung menampung sekitar 300 jamaah. Untuk menandai dimulainya pembangunan.

Eric mengatakan pihaknya akan mencopot sejumlah spanduk yang menempel diarea bongkaran masjid, kemudian menggantinya dengan tanda pemberitahuan kalau ada pembangunan masjid. Selain itu denah masjid juga akan dipasang di aera tersebut.

"Pembangunan Masjid As-Syakinah menjadi prioritas dari pembangunan gedung baru dewan. Tapi dirinya belum memastikan kapan pembangunan masjid itu selesai"tegas Eric. (rif/ted)

Komentar

?>