Rabu, 22 Nopember 2017

Jalur Menuju Bandara Jember Diarahkan Melintasi Jalan Provinsi

Selasa, 14 Nopember 2017 19:04:04 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Jalur Menuju Bandara Jember Diarahkan Melintasi Jalan Provinsi
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember Rasyid Zakaria

Jember (beritajatim.com) - Bandara Notohadinegoro di Kabupaten Jember, Jawa Timur, segera dikembangkan tahun depan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah akses transportasi dan lalu lintas.

Saat ini, akses transportasi dan lalu lintas jalan di bandara yang terletak di Kecamatan Mumbulsari itu jauh dari memadai, karena terlampau kecil dan melewati jalan desa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember Rasyid Zakaria mengatakan, jalan akses Bandara Notohadinegoro akan diarahkan ke jalan kelas provinsi di Kelurahan Mangli dan Kecamatan Ambulu.

"Karena itu lalu lintas harian memungkinkan. Nanti lewat kawasan Sumuran yang berhadapan persis dengan terminal (bandara). Jalan itu jalan desa dengan lebar tujuh meter. Kalau mau dibebaskan, butuh lebar jalan 14 meter, dan itu perumahan padat sekali ," kata Rasyid, Selasa (14/11/2017).

Pembebasan lahan mutlak dibutuhkan. "Kenapa melalui Sumuran, karena bupati ingin asrama (embarkasi) haji di Jember Sport Garden (JSG). Kalau di JSG, saya usulkan kepada beliau, agar akses jalan menuju jalan (yang dikelola) provinsi. Kita bebaskan tanah lagi ke barat. Saya dulu pernah survei ke Stadion Jakabaring, saat Sea Games di Palembang, bersama Pak (Bupati MZA) Djalal. Inginnya JSG seperti itu. Jalan sesungguhnya adalah double way mengarah ke Ambulu dan Mangli. Cuma tanahnya sulit dibebaskan," kata Rasyid.

Rasyid mengatakan, proyek pengembangan bandara didanai anggaran pendapatan belanja negara (APBN). "Semua desain bandara dari pusat. Jadi usul (arus akses transportasi) ke arah barat, itu pemerintah pusat yang lebih tahu," katanya.

Rasyid pernah mengusulkan pembukaan akses transportasi ke arah timur bandara, yakni di Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari. "Tapi usul itu tidak diterima," katanya. Namun rencana pembukaan akses transportasi ke arah barat bandara sesuai dengan rencana induk Dinas PU Bina Marga yang ingin membangun jalan lingkar selatan melalui Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji. [wir/ted]

Komentar

?>