Kamis, 23 Nopember 2017

Tahun 2018, Banyuwangi Fokus Pemerataan Ekonomi

Senin, 13 Nopember 2017 12:56:52 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Tahun 2018, Banyuwangi Fokus Pemerataan Ekonomi

Banyuwangi (beritajatim.com) - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menegaskan pemkab akan fokus pada kebijakan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan di periode mendatang. Dirinya, juga memastikan seluruh masyarakat Banyuwangi merasakan hadirnya pemerintah dan merasakan buah pembangunan daerah melalui berbagai program.

"Program dimaksud antara lain, rantang kasih, yakni pemberian bantuan makanan kepada lansia miskin yang hidup sebatang kara, bantuan kepada penunggu pasien miskin, bantuan biaya hidup siswa miskin, santunan bagi penduduk miskin yang wafat, serta beberapa program yang lain," ungkap Anas, Senin (13/11/2017).

Anas juga menjelaskan, komposisi itu telah disesuaikan dengan belanja daerah dalam KUA-PPAS 2018. Rencananya, khusus belanja itu akan diproyeksi sebesar Rp 3,16 triliun. Total belanja daerah tersebut naik 4,39 persen atau sebesar Rp 126,24 miliar dibanding tahun 2017.

"Sebab, target belanja daerah pada APBD 2017 ditarget hanya sebesar 2,87 triliun," terangnya.

Sedangkan pos pembiayaan daerah pada KUA-PPAS 2018 ditarget sebesar Rp 29 miliar rupiah. Bila dibandingkan tahun anggaran 2017, pembiayaan daerah tahun depan mengalami penurunan sebesar Rp 152 miliar atau 83,98 persen.

Sementara sebelumnya, eksekutif dan legislatif Banyuwangi mentargetkan Pendpatan Asli Daerah (PAD) meningkat sebesar 35,71 persen dibanding APBD 2017. Selain itu, mengacu pada Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS), APBD 2018 diproyeksikan sebesar Rp 2,97 triliun.

Angka ini naik Rp 278,24 miliar atau 10,33 persen dibanding proyeksi pendapatan daerah tahun 2017.

Pendapatan daerah tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) yang diproyeksi tembus Rp 527,38 miliar. Proyeksi PAD itu meningkat signifikan dibandingkan target tahun 2017 yang hanya Rp 388,61 miliar.

"Jika dikalkulasi, proyeksi PAD 2018 naik 35,71 persen dibanding target pos yang sama pada APBD tahun ini," jelas Anas.

Selain PAD, pendapatan daerah tahun depan juga disumbang dana perimbangan. Dana perimbangan pada tahun anggaran 2018 diproyeksi sebesar Rp 1,91 triliun atau naik sebesar 3,96 persen dibandingkan dana perimbangan tahun ini yang ditarget sebesar Rp 1,84 triliun. [rin/but]

Komentar

?>