Sabtu, 18 Nopember 2017

Telat Mengurus SK Kenaikan Pangkat Sekda Gresik Tertunda

Jum'at, 20 Oktober 2017 14:06:36 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Telat Mengurus SK Kenaikan Pangkat Sekda Gresik Tertunda

Gresik (beritajatim.com) - Surat keputusan (SK) kenaikan pangkat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik, Djoko Sulistio Hadi tertunda hanya gara-gara telat mengurus. Sehingga, surat SK dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) belum turun.

Selain SK Sekda Gresik yang tertunda, ada 13 pegawai negeri sipil (PNS) lain yang semuanya golongan IV C dan IV D terpaksa belum bisa menerima SK kenaikan pangkat. Meski per 1 Oktober 2017 mereka seharusnya menerima SK kenaikan pangkat golongan.

Tertundanya penerimaan SK ini karena Pemkab Gresik berdalih yang menerbitkan untuk Golongan IV/c dan IV/d adalah BKN di Jakarta. "Yang menerbitkan adalah BKN pusat," kata Djoko Sulistio Hadi, Jumat (20/10/2017).

Sementara, terkait dengan kenaikan PNS ini. Djoko Sulistio Hadi berharap setidaknya akan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk bisa lebih mengembangkan karier.

"Berkat pengabdian saudara, Pemkab Gresik banyak menerima penghargaan," ujarnya.

Wakil Bupati (Wabup) Gresik, M.Qosim mengatakan, dengan kenaikan pangkat ini pelayanan kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan. Menurutnya, saat ini tidak ada lagi PNS yang melayani masyarakat sambal marah-marah.

"PNS yang bertugas dibagian pelayanan masyarakat harus murah senyum, sabar, telaten dan teliti. PNS harus lebih banyak belajar. Zaman sekarang ilmu pengetahuan terus bergerak. Sebagai abdi negara jangan sampai tertinggal.  PNS guru juga harus demikian. Jangan sampai ada guru yang dilaporkan ke polisi oleh orang tua murid. Jangan sampai Guru lebih pintar dari muridnya," ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, Nadhif menuturkan, jumlah PNS yang naik pangkat pada periode ini sebanyak 392 orang. Dengan rincian golongan II sebanyak 57 orang, golongan III sebanyak 222 orang dan golongan IV sebanyak 113 orang.

"Dari jumlah itu PNS struktural sebanyak 158 orang, dan PNS fungsional sebanyak 234 orang. Untuk 13 PNS golongan IV/c dan IV/d  yang belum menerima, saat ini masih berproses di BKN Jakarta. Hanya soal waktu dan tidak akan lama lagi bakal turun," tandasnya. [dny/kun]

Komentar

?>