Selasa, 21 Nopember 2017

Tak Punya e-KTP, Tak Perlu Takut Kehilangan Hak Suara Pilwali Mojokerto

Selasa, 17 Oktober 2017 21:03:23 WIB
Reporter : Misti P.
Tak Punya e-KTP, Tak Perlu Takut Kehilangan Hak Suara Pilwali Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) - Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto menyebutkan sebanyak 10.205 warga Kota Mojokerto yang ada di tiga kelurahan belum terekam data elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat memastikan warga yang tak memiliki e-KTP masih bisa memberikan hak suaranya pada Pemilihan Walikota (Pilwali) 2018 mendatang.

Karena nantinya akan dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP).

Komisioner divisi Perencanaan dan Data, KPU Kota Mojokerto, Tri Widya Kartika Sari mengatakan, data dari Dispendukcapil per September 2017 menyebutkan ada 10.205 warga yang belum memiliki e-KTP.

"Sebanyak 3.456 warga Kelurahan Kranggan, 4.105 warga Magersari dan 2.644 warga Prajuritkulon," ungkapnya,  Selasa (17/10/2017).

Masih kata Widya, jumlah tersebut masih bisa dimungkinkan menjadi berkembang karena data yang diterima dari Dispendukcapil tersebut merupakan data per September 2017. Menurutnya, banyaknya warga yang belum terekam e-KTP tersebut merupakan warga yang mempunyai KTP lama atau sudah meninggal.

"Justru lebih dimungkinkan yakni mereka yang memiliki KTP lama, artinya memang belum melakukan perekaman e-KTP atau sudah meninggal tapi masih masuk data kependudukan. karena jika pemilih pemula atau 18 tahun, mereka jelas langsung melakukan perekaman data e-KTP saat mengurus KTP baru," jelasnya.

Meski tidak memiliki e-KTP, lanjut Widya, mereka tidak kehilangan hak suaranya pada Pilwali Mojokerto 2018 mendatang. Sehingga, fungsi PPDP pantau coklit daftar pemilih harus dilakukan. Menurutnya, di Pilwali 2018, warga yang tak memiliki e-KTP masih diberikan toleransi bisa menggunakan hak pilihnya.

"Tapi untuk pemilu 2019, pemilih wajib memiliki e-KTP sesuai Undang-undang 10 Tahun 2016. Untuk pilwali, masih bisa menggunakan hak pilih jika belum punya e-KTP sehingga KPU juga mempunyai tugas menghimbau atau melakukan sosialisasi agar pemilih melakukan perekaman data e-KTP," jelasnya.

Hasil pendataan sementara, estimasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilwali Mojokerto 2018 tercatat ada sekitar 98.366 pemilih.

Jumlah tersebut diprediksi naik dari pilwali 2013 lalu mencapai 93.737 pemilih. Sedangkan, pada pilpres 2014, DPT Kota mencapai 94.528 pemilih yang tersebar di 18 kelurahan di tiga kecamatan.[tin/ted]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>